Halal Bihalal Disdik Kalteng Jadi Momentum Dorong Inovasi Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Muhammad Reza Prabowo saat memberikan sambutan pada kegiatan Halal Bihalal di Aula Berkah Disdik Kalteng. (Dok. Dinas Pendidikan Prov. Kalteng).
banner 468x60

PALANGKA RAYA – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Disdik Kalteng) menggelar kegiatan Halal Bihalal yang dirangkai dengan ramah tamah bersama seluruh jajaran, sebagai bentuk penguatan silaturahmi sekaligus evaluasi kinerja pendidikan tahun 2025 dan persiapan menghadapi tantangan tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Berkah Disdik Kalteng pada Senin (5/1/2026) ini menjadi ajang refleksi bersama guna meningkatkan kualitas pendidikan di Bumi Tambun Bungai. Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menegaskan pentingnya inovasi dalam dunia pendidikan serta keberanian mengambil langkah strategis demi kemajuan sektor pendidikan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Menurutnya, insan pendidikan harus siap menghadapi berbagai tantangan, termasuk kondisi geografis Kalimantan Tengah yang luas dan keterbatasan tenaga pendidik di wilayah pelosok.

“Kita adalah pejuang pendidikan. Jangan takut berinovasi selama berada di jalur yang benar. Apa yang kita lakukan hari ini adalah investasi besar untuk masa depan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa tahun 2026 akan menjadi periode penuh tantangan, terutama dengan adanya keterbatasan anggaran. Oleh karena itu, diperlukan efisiensi serta penguatan koordinasi internal agar program pendidikan tetap berjalan optimal.

Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran, Disdik Kalteng terus mendorong penerapan sistem pembelajaran berbasis digital dengan komposisi 70 persen digital dan 30 persen konvensional. Program ini didukung dengan distribusi ribuan papan tulis digital serta akses internet berbasis satelit di sekolah-sekolah, termasuk wilayah terpencil.

Selain itu, pengembangan kompetensi siswa juga diperkuat melalui berbagai program seperti pelatihan dasar siswa, asesmen minat dan bakat, hingga penguatan bahasa asing yang kini semakin beragam.

Data capaian menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pendidikan SMA/SMK di Kalimantan Tengah mencapai angka 97,8 persen. Meski demikian, Disdik Kalteng masih menghadapi kekurangan sekitar 1.500 tenaga guru, khususnya di daerah pedesaan.

Menutup kegiatan, seluruh jajaran Disdik Kalteng diajak untuk terus menjaga kekompakan, meningkatkan integritas, serta berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas bagi generasi muda Kalimantan Tengah.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *