DPRD Barito Utara Dorong Calon Jemaah Haji Siapkan Kesehatan Sejak Dini

Anggota DPRD Barito Utara Rujana Anggraini saat menghadiri sosialisasi pembinaan dan pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji di Aula Bappedarida. Persiapan kesehatan sejak dini dinilai penting untuk mendukung kesiapan jemaah hingga masa keberangkatan ke Tanah Suci.
banner 468x60

MUARA TEWEH – Persiapan kesehatan calon jemaah haji Kabupaten Barito Utara untuk estimasi keberangkatan 1448 Hijriah/2027 Masehi didorong dilakukan jauh sebelum memasuki masa keberangkatan. Pemeriksaan dan pembinaan kesehatan dinilai penting agar calon jemaah memiliki kesiapan fisik dan mental untuk mengikuti seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Rujana Anggraini, mengapresiasi sosialisasi pembinaan dan pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara di Aula Bappedarida Kabupaten Barito Utara, Kamis (3/9/2026).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kegiatan tersebut diikuti para calon jemaah haji serta pihak terkait sebagai bagian dari persiapan kesehatan sebelum keberangkatan.

Rujana menilai pemeriksaan kesehatan sejak awal memberikan kesempatan kepada calon jemaah untuk mengetahui kondisi tubuh masing-masing dan melakukan langkah antisipasi apabila ditemukan faktor risiko kesehatan.

“Menurut saya kegiatan seperti ini sangat penting. Kesehatan merupakan salah satu faktor utama yang harus dipersiapkan oleh calon jemaah haji, karena pelaksanaan ibadah haji membutuhkan kondisi fisik dan mental yang baik,” kata Rujana saat menghadiri kegiatan tersebut.

Menurutnya, kesiapan kesehatan sebaiknya tidak dipandang sebagai urusan administratif semata. Calon jemaah perlu menjadikan hasil pemeriksaan sebagai dasar untuk memperbaiki pola hidup dan mempersiapkan kondisi tubuh secara bertahap.

“Jangan hanya melihat pemeriksaan kesehatan sebagai formalitas atau persyaratan administrasi. Ini justru menjadi kesempatan bagi kita untuk mengetahui kondisi kesehatan dan melakukan persiapan sejak jauh-jauh hari,” ujarnya.

Rujana mendorong para calon jemaah mengikuti seluruh pembinaan yang diberikan tenaga kesehatan. Menjaga pola makan, melakukan aktivitas fisik secara rutin, mencukupi waktu istirahat serta mengikuti anjuran medis sesuai kondisi masing-masing dinilai menjadi bagian penting dari persiapan.

Ia menilai upaya menjaga kesehatan tidak seharusnya baru dilakukan ketika jadwal keberangkatan semakin dekat. Persiapan secara berkelanjutan akan memberikan waktu yang lebih cukup untuk menangani persoalan kesehatan yang ditemukan sejak awal.

“Kalau ada faktor risiko atau penyakit yang diketahui sejak awal, tentu bisa segera ditangani. Dengan begitu, ketika waktunya berangkat nanti kondisi kesehatan jemaah sudah lebih siap,” katanya.

Rujana juga memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Barito Utara atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelayanan kesehatan haji membutuhkan koordinasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, calon jemaah dan berbagai instansi terkait.

Pendampingan yang dilakukan sejak masa persiapan diharapkan dapat membantu calon jemaah memahami kondisi kesehatan masing-masing sekaligus mengetahui langkah yang perlu dilakukan untuk menjaga kebugaran hingga waktu keberangkatan.

“Kami berharap pelayanan kesehatan bagi calon jemaah haji Barito Utara terus ditingkatkan. Pemerintah dan seluruh pihak terkait harus memberikan pendampingan sebaik mungkin agar para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, lancar dan khusyuk,” tuturnya.

Ia berharap para calon jemaah haji memanfaatkan masa persiapan dengan sebaik-baiknya. Selain kesehatan, kesiapan mental dan berbagai persiapan lainnya juga perlu diperhatikan agar perjalanan ibadah dapat dijalani dengan optimal.

“Semoga seluruh calon jemaah haji kita diberikan kesehatan, kekuatan dan kelancaran hingga saat keberangkatan maupun selama melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji,” pungkasnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *