Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) mulai menyalakan “lampu hijau” untuk melakukan evaluasi besar‑besaran terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Evaluasi ini bertujuan memastikan kinerja OPD benar‑benar sinkron dengan visi dan misi Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo.
Sejak pelantikan Gubernur–Wakil Gubernur pada 20 Februari 2025, telah digelar rotasi dan mutasi terhadap 13 pejabat OPD, yang berdampak positif terhadap peningkatan kinerja pemerintahan. Kini, Pemprov Kalteng melanjutkan dengan evaluasi menyeluruh untuk menjamin arahan strategis kepala daerah benar‑benar diterjemahkan oleh OPD di lapangan.
Wakil Gubernur Edy Pratowo menegaskan evaluasi luas tersebut wajar dalam dinamika pemerintahan. Saat ditemui usai Rapat Pimpinan di Aula Jayang Tingang, ia mengiyakan bahwa evaluasi juga mencakup kepala dinas.
“Bagus aja, banyak (yang dievaluasi) aja,” ucapnya santai sambil tersenyum.
Edy juga menekankan bahwa peluncuran program prioritas seperti Kartu Huma Betang tidak mengalami kendala meski sedang berlangsung evaluasi internal. Peluncuran program strategis ini dijadwalkan mulai tahun 2026, dengan visi memperkuat pelayanan dasar masyarakat di sektor pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.








