DPRD Barito Utara Kawal Penataan Kawasan Lanjas, Taufik Nugraha Soroti Manfaat dan Hak Warga

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Barito Utara H. Taufik Nugraha menghadiri groundbreaking penataan kawasan kumuh Kelurahan Lanjas yang mencakup pelebaran jalan dan pengembangan Waterfront City. DPRD menegaskan komitmen mengawal pembangunan sekaligus memastikan hak warga terdampak tetap diperhatikan.
banner 468x60

Muara Teweh, Baritoraya.com – DPRD Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya mengawal pembangunan penataan kawasan kumuh di RT 04, RT 05, dan RT 06 Kelurahan Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Barito Utara, H. Taufik Nugraha, menyatakan dukungan terhadap proyek yang mencakup pelebaran jalan serta pengembangan Waterfront City (WFC) di tepian Sungai Barito tersebut.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dukungan itu disampaikan Taufik saat menghadiri Groundbreaking Ceremony pembangunan yang dipimpin langsung Bupati Barito Utara H. Shalahuddin di Kelurahan Lanjas, Rabu (1/7/2026).

Bagi DPRD, pembangunan kawasan tersebut tidak hanya berkaitan dengan perubahan fisik lingkungan perkotaan. Proyek ini juga menyangkut peningkatan akses masyarakat, aktivitas ekonomi, ruang publik hingga kepastian hak warga yang terdampak penataan.

“Kami dari DPRD Barito Utara memberikan apresiasi dan mendukung penuh dimulainya pembangunan penataan kawasan ini. Program ini bukan hanya memperbaiki kawasan permukiman, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan Kota Muara Teweh,” ujar Taufik.

Sebagai Ketua Komisi II DPRD Barito Utara, Taufik menilai pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung mobilitas masyarakat.

Pelebaran jalan di kawasan Lanjas diharapkan mampu meningkatkan kelancaran arus lalu lintas sekaligus mempermudah pergerakan barang dan jasa.

“Jalan yang lebih baik akan memperlancar aktivitas masyarakat dan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong perkembangan ekonomi. Karena itu, pembangunan ini patut mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Menurutnya, keberadaan infrastruktur yang lebih memadai dapat memberikan efek lanjutan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

Kawasan yang sebelumnya membutuhkan penataan diharapkan berkembang menjadi ruang perkotaan yang lebih tertata dan memiliki nilai ekonomi lebih besar.

Selain pelebaran jalan, pembangunan Waterfront City menjadi bagian lain yang mendapat perhatian DPRD.

Penataan kawasan tepian Sungai Barito tersebut dinilai berpotensi memberikan wajah baru bagi Kota Muara Teweh sekaligus menciptakan ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Konsep Waterfront City sangat baik karena tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga membuka peluang berkembangnya sektor pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif yang pada akhirnya memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Dengan konsep tersebut, kawasan tepian sungai diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari penataan kota, tetapi juga dapat berkembang sebagai ruang interaksi masyarakat dan pusat aktivitas ekonomi baru.

Di tengah pembangunan kawasan, aspek kepastian hukum bagi masyarakat terdampak juga menjadi perhatian Taufik.

Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang menyerahkan sertifikat tanah relokasi kepada warga terdampak pembangunan.

Menurutnya, pembangunan daerah perlu berjalan seiring dengan perlindungan hak masyarakat sehingga proses penataan tidak mengabaikan kepentingan warga yang berada di lokasi terdampak.

“Kami berharap seluruh proses pembangunan berjalan sesuai rencana dengan tetap mengedepankan komunikasi yang baik bersama masyarakat, sehingga setiap tahapan dapat terlaksana dengan lancar tanpa mengurangi hak-hak warga,” ungkapnya.

Taufik menegaskan dukungan DPRD terhadap proyek tersebut juga disertai dengan komitmen menjalankan fungsi pengawasan.

Menurutnya, proyek strategis daerah perlu dipastikan berjalan sesuai perencanaan, spesifikasi teknis dan target penyelesaian sehingga manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kami akan terus mendukung sekaligus mengawal pelaksanaan pembangunan ini agar berjalan sesuai perencanaan, berkualitas, dan benar-benar memberikan dampak positif bagi kemajuan Kabupaten Barito Utara,” tegasnya.

Pengawasan tersebut menjadi bagian dari fungsi DPRD dalam memastikan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah tetap berada pada jalur perencanaan dan memberikan manfaat sesuai tujuan program.

Taufik juga mengajak masyarakat ikut menjaga hasil pembangunan setelah proyek tersebut selesai.

Menurutnya, infrastruktur dan ruang publik yang dibangun menggunakan sumber daya daerah merupakan aset bersama yang perlu dirawat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Dengan semangat Iya Mulik Bengkang Turan, mari kita dukung pembangunan ini demi mewujudkan Muara Teweh yang lebih maju, tertata, nyaman, dan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Barito Utara,” pungkasnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *