MUARA TEWEH – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SMP Negeri 1 Muara Teweh dinilai menjadi momentum penting untuk membangun karakter peserta didik sejak awal memasuki jenjang pendidikan baru.
Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB, mengapresiasi pola pelaksanaan MPLS yang tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga berupaya menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman dan menyenangkan.
Hal tersebut disampaikan Patih Herman AB di Muara Teweh, Jumat (10/7), menanggapi pelaksanaan MPLS Ramah di SMP Negeri 1 Muara Teweh pada Selasa (7/7).
Menurutnya, masa awal masuk sekolah merupakan periode penting bagi peserta didik untuk beradaptasi dengan lingkungan baru, mengenal tenaga pendidik, teman sebaya serta memahami aturan dan nilai-nilai yang diterapkan di sekolah.
“MPLS Ramah merupakan langkah yang sangat baik karena sejak awal mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik. Keterlibatan orang tua dalam kegiatan ini juga menjadi fondasi penting untuk mendukung perkembangan akademik maupun karakter anak,” ujar Patih Herman AB.
Patih mengatakan keberhasilan pendidikan tidak semata-mata diukur dari pencapaian akademik siswa.
Pembentukan karakter, kedisiplinan serta kemampuan peserta didik beradaptasi dengan lingkungan sosial juga menjadi bagian penting dalam proses pendidikan.
Menurutnya, pendekatan MPLS yang ramah dapat membantu siswa baru memasuki lingkungan sekolah tanpa tekanan, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri untuk mengikuti proses pembelajaran.
Ia juga menilai upaya membangun lingkungan sekolah yang positif perlu dilakukan secara konsisten, termasuk melalui pencegahan perundungan dan penguatan nilai-nilai kebersamaan.
Patih Herman AB menilai keberhasilan pendidikan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Sekolah, keluarga dan komite sekolah memiliki peran masing-masing dalam memastikan perkembangan peserta didik dapat berjalan secara optimal.
Komunikasi yang baik juga dinilai dapat mempermudah penyelesaian berbagai persoalan yang mungkin muncul selama siswa menjalani pendidikan.
“Kami berharap semangat kolaborasi seperti ini dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Barito Utara. Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama sehingga keberhasilannya tidak hanya ditentukan oleh guru, tetapi juga dukungan keluarga dan lingkungan,” katanya.
Ia turut mengapresiasi komitmen SMP Negeri 1 Muara Teweh dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, termasuk melalui penambahan ruang kelas baru serta capaian prestasi peserta didik dan alumni.
Sebagai mitra pemerintah daerah, DPRD Kabupaten Barito Utara disebut akan terus mendukung program yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan dan penguatan karakter generasi muda.
Lingkungan pendidikan yang inklusif, aman dan bebas dari perundungan diharapkan dapat memberikan ruang bagi siswa untuk berkembang sesuai potensi masing-masing.
“Semoga melalui MPLS Ramah ini, peserta didik baru dapat beradaptasi dengan baik, termotivasi untuk belajar, serta tumbuh menjadi generasi Barito Utara yang berprestasi, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.








