UHC Award 2026 Bukti Nyata Keberpihakan Pemprov Kalteng pada Kesehatan Rakyat

Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Suyuti Syamsul, menerima penghargaan UHC Award 2026 mewakili Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di Jakarta. (Dok. MMC Kalteng).
banner 468x60

PALANGKA RAYA – Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat kembali mendapat pengakuan nasional. Melalui capaian program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Pemprov Kalteng berhasil meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara resmi yang digelar di Jakarta International Expo Kemayoran pada Selasa (27/01/2026), dan diterima oleh Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Suyuti Syamsul, yang mewakili Gubernur Kalimantan Tengah.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Capaian ini dinilai sebagai hasil nyata dari kebijakan pemerintah daerah yang menempatkan kesehatan sebagai prioritas utama pembangunan. Dengan cakupan kepesertaan JKN yang telah mencapai lebih dari 100 persen per akhir 2025, seluruh masyarakat Kalteng, termasuk bayi yang baru lahir, telah terdaftar dalam sistem jaminan kesehatan nasional.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa negara hadir dalam menjamin kesehatan masyarakat. Ini bukan hanya soal angka, tetapi bagaimana masyarakat terlindungi dari risiko finansial saat sakit,” ujar Suyuti.

Selain cakupan kepesertaan, tingkat keaktifan peserta yang mencapai lebih dari 85 persen juga menjadi indikator penting dalam penilaian UHC Award. Pemerintah Provinsi Kalteng bersama pemerintah pusat juga turut menanggung iuran bagi ratusan ribu peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), termasuk kelompok masyarakat kurang mampu.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, dalam sambutannya menegaskan bahwa penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi daerah untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menambahkan bahwa Universal Health Coverage merupakan indikator penting dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“UHC bukan hanya soal kepesertaan, tetapi bagaimana layanan kesehatan dapat diakses secara adil, merata, dan berkualitas,” ujarnya.

Keberhasilan ini juga sejalan dengan target pembangunan global dalam Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada tujuan ketiga yaitu menjamin kehidupan sehat dan sejahtera bagi semua.

Pemprov Kalteng berharap capaian ini dapat terus ditingkatkan, tidak hanya dari sisi jumlah peserta, tetapi juga kualitas layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *