Pelajar Lintas Agama di Kalteng Dikuatkan Jadi Garda Depan Toleransi dan Lawan Hoaks

Pembinaan Pemuda Remaja Antar Agama. (Rkh/Foto:Riz).
banner 468x60

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Pembinaan Pemuda Remaja Antar Agama di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur. Acara ini resmi dibuka oleh Hamka, Staf Ahli Gubernur bidang Kemasyarakatan dan SDM, dengan tujuan membekali generasi muda netizen untuk menjadi agen perubahan sosial.

Sebanyak 80 pelajar dari 20 SMA/SMK lintas agama hadir, masing-masing bersama seorang guru pendamping dan tiga siswa aktif. Kesempatan ini dimanfaatkan sebagai ruang dialog interfaith yang membangun semangat kebersamaan dan penguatan karakter.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Mengusung tema “Bergerak Bersama Menjaga Kerukunan, Melawan Hoaks dan Ujaran Kebencian dalam Semangat Bingkai Huma Betang”, kegiatan ini dirancang sebagai gerakan edukatif bagi pelajar agar lebih kritis terhadap informasi di era digital. Hoaks dan ujaran kebencian dianggap sebagai ancaman nyata terhadap konsensus sosial.

Dalam sambutannya, Hamka menekankan bahwa penting bagi para pelajar untuk mengembangkan karakter kuat dengan menanamkan nilai-nilai Pancasila, demi menjaga kerukunan dan menolak hoaks serta ujaran kebencian.

Hamka juga berharap generasi muda memiliki kecerdasan sosial, mampu membangun interaksi positif dan bermutu, serta memiliki kemampuan berpikir kritis untuk menyaring informasi di media sosial dan platform digital lainnya. Ia mendorong para siswa menjadi kreatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Dalam arahannya, Hamka menyampaikan visi besar bahwa Pancasila harus menjadi landasan utama karakter generasi muda Kalteng, agar mampu bersikap toleran dan konstruktif dalam berkomunikasi sosial.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat Pemprov Kalteng: Plt. Asisten Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat, Herson B. Aden; Kabid Informasi Publik Diskominfosantik, Erwindy; serta Kabag Kesra Biro Kesra non Pelayanan Dasar, Mohamad Ridho. Kehadiran mereka menegaskan bahwa pembinaan ini merupakan komitmen bersama lintas OPD.

Kegiatan ini diharapkan melahirkan generasi yang tidak hanya smart secara digital, tetapi juga matang dalam pemahaman kebangsaan dan toleransi. Pemprov Kalteng menaruh harapan besar agar pelajar lintas agama ini dapat menjadi pelopor kerukunan serta pengontrol hoaks di sekolah, media sosial, dan masyarakat sekitar.

Lebih lanjut, pembinaan ini sejalan dengan visi Gubernur dan Wagub Kalteng dalam membentuk generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045, melalui semangat Menggatang Utus dan kearifan lokal di dalam bingkai NKRI: Kalteng Berkah, Kalteng Maju, Kalteng Bermartabat.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *