Wagub Edy Pratowo Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Produk Lokal dalam Sosialisasi BBI 2025

banner 468x60

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat perekonomian daerah dengan mengutamakan produk dalam negeri. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo, saat membuka kegiatan Sosialisasi Bangga Buatan Indonesia (BBI) Tahun 2025 yang digelar pada Selasa, 30 Juli 2025, di Hotel Best Western Batang Garing, Palangka Raya.

Di hadapan ratusan peserta, Edy Pratowo menekankan pentingnya mencintai dan menggunakan produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, gerakan BBI bukan sekadar kampanye, tetapi merupakan langkah strategis untuk membentuk kemandirian bangsa.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Ketika kita memilih produk buatan dalam negeri, sejatinya kita sedang membantu pelaku usaha lokal agar tetap tumbuh dan bersaing,” ungkapnya.

Wagub menyadari, derasnya arus produk impor baik yang legal maupun ilegal menjadi tantangan nyata bagi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di daerah. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk memberikan perhatian lebih kepada karya anak bangsa, dimulai dari kebiasaan sehari-hari.

“Kesadaran untuk mencintai produk lokal harus dimulai dari diri sendiri dan ditanamkan sejak dini, termasuk kepada generasi muda,” tegasnya.

Sosialisasi BBI 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Provinsi Kalteng ini diikuti lebih dari 225 peserta. Mereka terdiri dari pelajar, mahasiswa, pelaku IKM, hingga aparatur sipil negara. Kepala Disperindag Kalteng, Norhani, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun kebanggaan terhadap produk lokal serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mendukung ekonomi daerah.

“Remaja dan generasi muda kita memiliki peran penting. Mereka bisa menjadi pelopor gerakan cinta produk lokal, baik sebagai konsumen maupun sebagai pelaku usaha kreatif,” ujar Norhani.

Dalam pelaksanaannya, Disperindag akan terus mendorong kolaborasi antara pelaku usaha, komunitas kreatif, dan institusi pendidikan. Upaya ini diharapkan dapat memperluas jangkauan promosi produk lokal, termasuk melalui platform digital dan kegiatan pameran.

Selain itu, peningkatan mutu produk, efisiensi usaha, dan inovasi desain turut menjadi fokus pemerintah dalam memperkuat daya saing IKM lokal. “Kita ingin produk kita bisa bersaing tidak hanya di pasar dalam negeri, tapi juga di tingkat global,” jelas Wagub.

Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan nasional untuk mengubah pola pikir dan kebiasaan masyarakat terhadap produk buatan dalam negeri. Pemerintah berharap, dari langkah sederhana seperti memilih produk lokal, akan tumbuh kesadaran kolektif yang mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Dengan semangat kolaborasi, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah optimistis bahwa program Bangga Buatan Indonesia akan menjadi fondasi kuat menuju kemandirian ekonomi yang berbasis pada kekuatan lokal dan potensi daerah.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *