Gubernur Kalteng Dorong Restocking Ikan Demi Jaga Ekosistem Perairan dan Ketahanan Pangan

Restocking di Kawasan Wisata Waterfront Sungai Arut Kel. Mendawai Kab. Kobar. (Lenox/ned:t2n)/Edt:WP
banner 468x60

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian ekosistem perikanan di perairan umum. Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, menegaskan pentingnya keseimbangan antara penangkapan ikan dan upaya pemulihan ekosistem saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kotawaringin Barat, Minggu (3/8).

Menurut Gubernur, upaya pelestarian lingkungan perairan sangat penting bagi keberlanjutan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah restocking atau pelepasan kembali benih ikan ke habitat alami.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Sebagai bentuk implementasi program ini, Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalteng, yang dipimpin oleh Kepala Dinas Sri Widanarni, melakukan pelepasan sebanyak 5.000 benih ikan di Kawasan Wisata Waterfront Sungai Arut, Kelurahan Mendawai, Kabupaten Kotawaringin Barat. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kobar, Khris Budi Hastuti.

“Restocking merupakan upaya penting dalam menambah dan memulihkan stok ikan di perairan umum. Kali ini kami menebar 1.500 benih ikan patin dan 3.500 benih ikan gurame,” jelas Sri Widanarni.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem perairan. Restocking tidak hanya mendukung keberlanjutan sumber daya ikan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi ketahanan pangan daerah.

“Kegiatan ini sejalan dengan harapan Gubernur Kalteng, Bapak H. Agustiar Sabran, agar produksi ikan terus meningkat, gizi masyarakat terpenuhi, dan kesejahteraan warga sekitar perairan dapat terangkat,” pungkas Sri.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *