MUARA TEWEH – Delapan pelajar Kabupaten Barito Utara mendapat kesempatan membawa nama daerah ke ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional di Kota Depok, Jawa Barat.
Kontingen yang terdiri dari atlet pencak silat, senam dan karate tersebut menjadi gambaran hasil pembinaan olahraga pelajar yang dilakukan melalui proses seleksi dan pembinaan secara berjenjang.
Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara sebelumnya telah melepas kontingen untuk mengikuti ajang nasional yang berlangsung pada 9–14 November 2025. Delapan atlet yang dikirim terdiri dari tiga atlet pencak silat, empat atlet senam dan satu atlet karate.
Anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman AB, memberikan apresiasi terhadap capaian para atlet pelajar tersebut. Menurutnya, keberhasilan menembus kompetisi nasional menjadi momentum penting untuk melihat potensi olahraga yang dimiliki generasi muda daerah.
“Mereka adalah duta prestasi Barito Utara yang membawa semangat daerah ke tingkat nasional. Kami sangat mengapresiasi kerja keras Dinas Pendidikan dalam membina para atlet pelajar hingga mampu menembus ajang nasional,” ujar Patih Herman AB, Selasa (11/11/2025).
Menurut Patih, keberadaan atlet pelajar di tingkat nasional tidak hanya berkaitan dengan hasil pertandingan. Proses pembinaan yang dilalui para siswa sejak tingkat sekolah hingga kabupaten juga menjadi bagian penting dalam membentuk disiplin, mental bertanding dan sportivitas.
“Menang atau kalah bukanlah yang utama, tetapi semangat, dedikasi, dan sportivitas mereka sudah menjadi kebanggaan bagi kita semua,” tambahnya.
Karena itu, ia mendorong agar pembinaan tidak berhenti setelah para atlet mengikuti satu kejuaraan. Potensi yang sudah terlihat perlu mendapatkan pendampingan dan fasilitas latihan secara berkelanjutan agar dapat terus berkembang.
Dukungan terhadap pembinaan olahraga pelajar juga dinilai perlu melibatkan sekolah, guru pendamping, pelatih, pemerintah daerah, orang tua serta berbagai pihak terkait.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara Syahmiludin A. Surapati menyampaikan kebanggaannya terhadap para atlet yang berhasil melewati tahapan seleksi hingga mencapai tingkat nasional.
Para atlet juga diingatkan untuk menjaga kesehatan, menjunjung tinggi sportivitas dan membawa nama baik Barito Utara selama mengikuti pertandingan.
Keberangkatan delapan atlet tersebut menjadi momentum bagi Barito Utara untuk terus memperkuat pembinaan olahraga sejak usia sekolah. Prestasi di tingkat nasional dapat menjadi pemicu bagi lahirnya atlet-atlet muda berikutnya dari daerah.
Dengan dukungan pembinaan yang berkesinambungan, para pelajar tidak hanya memiliki ruang untuk berkompetisi, tetapi juga kesempatan mengembangkan bakat olahraga sekaligus membangun karakter melalui pengalaman bertanding..








