DPRD Barito Utara Minta Hasil Kaji Tiru ke DIY Tak Berhenti Jadi Laporan

Anggota DPRD Barito Utara H. Taufik Nugraha mendorong hasil kunjungan kerja dan kaji tiru ke DIY diterjemahkan menjadi inovasi konkret untuk memperbaiki birokrasi dan pelayanan publik di daerah.
banner 468x60

MUARA TEWEH – Kunjungan kerja dan kaji tiru Pemerintah Kabupaten Barito Utara ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diharapkan tidak berhenti pada pertukaran informasi maupun laporan perjalanan. DPRD Barito Utara mendorong hasil kunjungan tersebut diterjemahkan menjadi inovasi yang benar-benar dapat dirasakan masyarakat.

Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Taufik Nugraha, menyambut baik kunjungan Pemkab Barito Utara ke Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa (4/8/2026).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Menurutnya, DIY memiliki sejumlah pengalaman dalam tata kelola pemerintahan, pelayanan publik dan pengelolaan birokrasi yang dapat menjadi referensi bagi Barito Utara.

“Kami di DPRD mendukung penuh langkah Pemerintah Kabupaten Barito Utara melaksanakan kaji tiru ke DIY. Daerah tersebut dikenal memiliki banyak inovasi dalam tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, hingga pengelolaan birokrasi yang patut dijadikan referensi,” kata H. Taufik Nugraha di Muara Teweh, Rabu (5/8/2026).

Namun, Taufik menegaskan keberhasilan sebuah kaji tiru tidak semata-mata diukur dari terlaksananya kunjungan. Hal yang lebih penting adalah sejauh mana pengetahuan dan praktik yang diperoleh dapat disesuaikan dengan karakteristik serta kebutuhan daerah.

Ia menilai setiap perangkat daerah yang mengikuti kegiatan tersebut perlu mengidentifikasi inovasi yang paling relevan untuk diterapkan di Barito Utara.

Dengan begitu, hasil kunjungan tidak sekadar menjadi bahan dokumentasi, tetapi dapat melahirkan pembenahan konkret dalam sistem pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat.

“Yang paling penting adalah implementasinya. Hasil kaji tiru harus ditindaklanjuti dengan inovasi yang mampu meningkatkan efektivitas birokrasi, mempercepat pelayanan publik, dan memperkuat akuntabilitas pemerintahan,” ujarnya.

Menurut Taufik, peningkatan kualitas birokrasi menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pembangunan daerah. Pelayanan yang lebih cepat, sederhana dan transparan akan memberikan dampak langsung terhadap masyarakat.

Karena itu, ia berharap perangkat daerah tidak hanya membawa pulang informasi mengenai program yang diterapkan di DIY, tetapi juga menyusun langkah konkret berdasarkan hasil pembelajaran tersebut.

Taufik juga menilai komitmen Bupati H. Shalahuddin untuk membuka ruang pembelajaran dari daerah lain merupakan langkah positif. Terlebih, setiap daerah memiliki tantangan berbeda sehingga praktik yang diperoleh dari DIY tetap perlu disesuaikan dengan kondisi Barito Utara.

Ia berharap hasil kaji tiru dapat dibahas lebih lanjut di masing-masing perangkat daerah untuk menentukan program atau sistem yang memungkinkan diterapkan dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Menurutnya, DPRD siap mendukung berbagai kebijakan yang bertujuan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan sepanjang berpihak pada kepentingan masyarakat dan mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Barito Utara.

Dengan demikian, kunjungan ke DIY diharapkan menghasilkan lebih dari sekadar pengalaman baru. Inovasi yang tepat sasaran diharapkan mampu memperkuat kinerja birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Barito Utara.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *