Pemkab Barito Utara Dorong Paskibraka 2026 Jadi Teladan dan Pelopor Semangat Kebangsaan

Calon anggota Paskibraka Kabupaten Barito Utara tahun 2026 mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan sebagai persiapan menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026. (Dok. Pribadi)
banner 468x60

MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mendorong calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026 tidak hanya mampu menjalankan tugas pengibaran bendera pada HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga menjadi teladan dan pelopor semangat kebangsaan di tengah masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST., MT. melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan, drg. Dwi Agus Setijowati, saat pembukaan pemusatan pendidikan dan pelatihan calon anggota Paskibraka Kabupaten Barito Utara tahun 2026.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Sebanyak 45 pelajar, terdiri dari 22 putra dan 23 putri, mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan yang berlangsung selama 15 hari, mulai 3 hingga 17 Agustus 2026. Kegiatan dipusatkan di kawasan Tiara Batara, sementara para peserta diwajibkan tinggal di Rumah Betang Stadion Swakarya selama mengikuti pelatihan.

Para calon Paskibraka tersebut berasal dari tujuh kecamatan di Kabupaten Barito Utara. Kecamatan Teweh Tengah menjadi wilayah dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 32 orang.

Menurut Pemkab Barito Utara, menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah. Para peserta merupakan putra-putri terbaik daerah yang telah melewati proses seleksi secara objektif, transparan dan kompetitif.

Namun, kelulusan seleksi bukan menjadi akhir perjuangan. Justru, tahapan pendidikan dan pelatihan menjadi bagian penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, mental, kepemimpinan serta wawasan kebangsaan para peserta.

“Selama mengikuti pendidikan dan pelatihan, mereka akan ditempa secara fisik, mental, disiplin maupun wawasan kebangsaan agar menjadi pribadi yang tangguh, berintegritas serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat,” ujar drg. Dwi Agus Setijowati menyampaikan pesan Bupati.

Pemkab juga meminta seluruh calon Paskibraka mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab. Nilai-nilai Pancasila, persatuan, solidaritas dan kecintaan terhadap Tanah Air diharapkan tidak hanya diterapkan selama menjalankan tugas, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Para peserta juga diingatkan bahwa tugas pada 17 Agustus 2026 memiliki makna penting karena mereka akan membawa kehormatan daerah sebagai bagian dari prosesi peringatan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Pemkab Barito Utara berharap pengalaman selama menjadi Paskibraka dapat membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat dan mampu menjadi contoh positif di lingkungannya.

Tidak hanya itu, para peserta juga diharapkan menjadi pelopor dalam menjaga persatuan, memperkuat semangat kebangsaan serta menjauhi penyalahgunaan narkoba, kekerasan dan berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Barito Utara juga mengirimkan empat calon Paskibraka untuk mengikuti seleksi atau pembinaan di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, terdiri atas dua putra dan dua putri yang berasal dari SMAN 1 Muara Teweh, SMAN 4 Muara Teweh, SMAN 1 Teweh Baru dan MAN Barito Utara.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Barito Utara, Rayadi, sebelumnya menyampaikan bahwa seluruh peserta diharapkan mengikuti pendidikan dan pelatihan dengan disiplin sehingga seluruh rangkaian persiapan dapat berjalan lancar.

Pemusatan pelatihan tersebut pada akhirnya bukan hanya diarahkan untuk membentuk petugas pengibar bendera yang terampil, tetapi juga menyiapkan generasi muda Barito Utara yang memiliki jiwa nasionalisme, kepemimpinan dan tanggung jawab sebagai penerus bangsa.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *