Karhutla dan Kekeringan Tekan Warga Barsel, Pemprov Kalteng Salurkan Ribuan Bantuan

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Ketua TP PKK Provinsi Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran saat menyalurkan bantuan kepada masyarakat Kabupaten Barito Selatan, Senin (21/9/2026).
banner 468x60

BUNTOK – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kondisi kekeringan menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Di Kabupaten Barito Selatan, pemerintah menyalurkan ribuan bantuan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyerahkan 6.000 paket sembako dan 560 tabung LPG 3 kilogram kepada masyarakat Barito Selatan, Senin (21/9/2026).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Penyaluran dilakukan setelah Upacara Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan di kawasan Masjid Agung Baiturrahman. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat menghadapi tekanan kebutuhan dasar di tengah kondisi kemarau dan dampak karhutla.

“Tekad kami adalah membangun Kalimantan Tengah bersama rakyat Barito Selatan, dalam suka maupun duka. Hari ini kami datang untuk berbagi dalam kebersamaan karena adanya dampak karhutla,” tutur Gubernur.

Agustiar mengatakan, dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan kebakaran lahan. Kondisi tersebut juga berpengaruh terhadap ketersediaan air bersih dan kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Karena itu, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah pendukung selain bantuan pangan. Salah satunya dengan memperkuat penyediaan air bersih melalui pembangunan dan pemanfaatan sumur bor.

“Kalau sumur bor, kita prioritaskan untuk air bersih,” jelas Gubernur.

Dalam penyaluran bantuan, Agustiar juga menekankan pentingnya memastikan penerima merupakan masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Yang benar-benar berhak menerima, itulah yang harus mendapatkan bantuan. Ini perintah Pak Presiden kepada kami dan kami laksanakan,” tegas Gubernur.

Pemprov Kalteng menyebut penyaluran bantuan pangan secara keseluruhan disiapkan untuk sekitar 140.000 kepala keluarga (KK) di wilayah Kalimantan Tengah. Untuk Barito Selatan, jumlah kepala keluarga disebut sekitar 39.000 KK.

Selain bantuan sembako, masyarakat juga mendapat dukungan melalui sejumlah program pemerintah, termasuk Kartu Huma Betang. Bantuan lainnya diarahkan pada sektor kesehatan, pendidikan dan perlindungan bagi relawan yang terlibat dalam penanganan karhutla.

Pada kegiatan tersebut juga dilaksanakan cek kesehatan gratis bagi masyarakat. Sementara untuk para relawan karhutla, Pemprov Kalteng menyiapkan perlindungan berupa asuransi selama menjalankan tugas di lapangan.

Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Menurutnya, bantuan tersebut membantu pemerintah daerah menghadapi dampak kemarau dan karhutla, termasuk persoalan kebutuhan air bersih.

Sejumlah dukungan sebelumnya telah diterima Kabupaten Barito Selatan, di antaranya peralatan pemadam kebakaran, pompa dan sumur bor.

“Kami akan memastikan bantuan yang diberikan dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” tegas Eddy.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran turut menyerahkan 150 paket sembako untuk kader PKK, 250 masker N95, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil, serta buku-buku bacaan.

Rangkaian bantuan tersebut mencakup kebutuhan pangan, kesehatan, air bersih hingga dukungan perlindungan bagi petugas dan relawan. Langkah tersebut dilakukan bersamaan dengan penanganan karhutla yang masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.

Usai agenda di Barito Selatan, Gubernur Kalteng melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Barito Timur untuk menyerahkan bantuan pangan di Desa Rodok, Kecamatan Dusun Tengah, dan Kecamatan Paku.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *