Menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang akan dilaksanakan pada 6 Agustus mendatang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Barito Utara meningkatkan pengawasan secara menyeluruh di seluruh wilayah kecamatan. Fokus utama pengawasan adalah pada masa tenang, termasuk penertiban alat peraga kampanye (APK) dan mencegah praktik politik uang.
Ketua Bawaslu Barito Utara, Adam Parawansa Shahbubakar, menyampaikan bahwa pihaknya telah menggelar rapat koordinasi lintas sektor dengan berbagai instansi terkait. Rapat tersebut bertujuan menyatukan langkah dalam menjaga integritas PSU dan menciptakan situasi yang kondusif selama masa tenang.
“Penertiban APK dilakukan secara serentak di semua kecamatan dengan melibatkan Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta unsur lainnya. Kami juga sudah menyampaikan imbauan kepada semua pasangan calon agar turut menertibkan APK secara mandiri,” ujarnya saat di hubungi, Sabtu (2/8/2025) di Muara Teweh.
Selain penertiban, Bawaslu juga akan menggencarkan patroli pengawasan untuk mengantisipasi pelanggaran seperti politik uang yang kerap terjadi pada masa tenang. Adam menegaskan bahwa seluruh jajaran pengawas, baik di tingkat kabupaten hingga desa, akan aktif terjun ke lapangan.
“Jika kami menemukan indikasi pelanggaran, informasi awal akan segera ditindaklanjuti dalam waktu tujuh hari. Kami tidak segan memanggil pihak-pihak terkait bila ada dugaan pelanggaran yang memenuhi syarat,” tambahnya.
Bawaslu juga mengajak partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan jika melihat atau mengetahui adanya pelanggaran. Laporan masyarakat sangat penting dalam menjaga kemurnian proses demokrasi di Barito Utara.
“Upaya pencegahan adalah prioritas kami. Patroli dan sosialisasi terus digencarkan demi memastikan PSU berjalan jujur, adil, dan tanpa intimidasi,” tegas Adam.
PSU Barito Utara digelar berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi, menyusul diskualifikasi salah satu pasangan calon dalam pilkada sebelumnya karena terbukti melakukan politik uang. Komitmen bersama seluruh pihak menjadi kunci utama suksesnya penyelenggaraan PSU yang bersih dan damai.








