Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menyalakan semarak malam hari lewat gelaran Huma Betang Night (HBN) ke‑7, yang dilangsungkan di area Bundaran Besar Palangkaraya, Sabtu malam (26/7). Menarik perhatian ribuan warga dan menjadi magnet ekonomi, malam hiburan ini semakin menunjukkan taringnya sebagai platform penggerak UMKM dan budaya lokal.
HBN kali ini dimeriahkan oleh penampilan Marion Jola dan King Nassar, serta band–band lokal dan pertunjukan seni tradisional seperti karungut. Suasana meriah menjadikan event ini tidak hanya hiburan, tapi juga ruang silaturahmi antar warga.
Wakil Gubernur Edy Pratowo menyampaikan bahwa HBN hadir sebagai alternatif rekreasi malam bagi masyarakat Kalteng, yang selama ini kerap menghabiskan akhir pekan di luar daerah seperti Banjarmasin. Tujuannya adalah menciptakan ruang hiburan berkualitas di kota sendiri, sembari mendongkrak ekonomi masyarakat lokal. “Warga Kalimantan Tengah kini memiliki tempat hiburan malam sekaligus ruang kuliner lokal, yang sejalan dengan cita-cita Gubernur agar ekonomi daerah bergerak mandiri,” paparnya.
Panitia mencatat transaksi UMKM selama malam HBN berhasil menyentuh angka Rp 500 juta per malam indikator kuatnya pergeseran ekonomi berbasis komunitas.
Menurut Wagub Edy Pratowo, semakin banyak event publik seperti HBN akan memperkuat ekonomi lokal sekaligus membangkitkan kebanggaan akan budaya dan kreatifitas lokal. Bahkan, HBN kini mulai dilirik sebagai model pengembangan ekonomi dan budaya di tingkat nasional.
Hadir dalam gelaran tersebut unsur Forkopimda, Plt. Sekda Leonard S. Ampung, serta pejabat Daerah ikut serta menikmati penampilan seni dan ikut menari Manasai, simbol nyata penyatuan antara pemerintah dan masyarakat lewat budaya lokal.








