Pemerintah Luncurkan Program Cek Kesehatan Gratis di Sekolah, Sasar 53,8 Juta Siswa

Pemeriksaan kesehatan kepada anak-anak sekolah oleh tim kesehatan.
banner 468x60

Pemerintah meluncurkan secara serentak Program Cek Kesehatan Gratis di Sekolah (CKG Sekolah), hal ini sebagai bagian dari upaya membangun generasi sehat dan unggul. Kick-off program ini dilakukan di 12 sekolah di berbagai daerah, menandai dimulainya pemeriksaan kesehatan massal bagi pelajar.

Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Adita Irawati, menyampaikan bahwa CKG Sekolah merupakan implementasi dari visi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas melalui sektor kesehatan.

“CKG Sekolah merupakan investasi jangka panjang di sektor kesehatan bagi anak dan remaja,” kata Adita dalam keterangannya, Minggu (3/8).

Program ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo Subianto di bidang kesehatan, yang menekankan pada transformasi sistem kesehatan nasional dengan pendekatan promotif dan preventif.

Sejak pertama kali diluncurkan pada 10 Februari 2025, program CKG telah menjangkau lebih dari 16,1 juta orang hingga 1 Agustus 2025, dari total target 281 juta penduduk Indonesia. Untuk segmen pelajar, sebanyak 53,8 juta siswa ditargetkan menerima layanan ini melalui 282 ribu satuan pendidikan, termasuk SD, SMP, SMA, Madrasah, dan Sekolah Rakyat.

Sebelumnya, CKG Sekolah telah diterapkan pada Sekolah Rakyat sejak 14 Juli 2025. Per 4 Agustus, cakupan program diperluas ke sekolah-sekolah di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Agama.

Kepala PCO, Hasan Nasbi, menyatakan bahwa CKG Sekolah merupakan langkah strategis untuk mengubah pola pikir masyarakat terhadap kesehatan. Ia menekankan bahwa pemeriksaan kesehatan tak lagi hanya dilakukan saat sakit, melainkan juga dalam keadaan sehat, guna mencegah risiko penyakit sejak dini.

“Dalam keadaan sehat sekalipun, masyarakat didorong untuk datang ke fasilitas kesehatan untuk memeriksakan dirinya secara gratis,” ujar Hasan.

Pemerintah, melalui kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan dan instansi terkait, juga aktif mendatangi sekolah-sekolah untuk melakukan pemeriksaan langsung terhadap para siswa. Tujuannya adalah mendeteksi potensi penyakit sejak dini, sehingga bisa dicegah sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.

“Diharapkan anak-anak kita bisa dideteksi sedini mungkin potensi penyakit yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang lebih parah di masa depan,” pungkas Hasan.

Program CKG Sekolah diharapkan menjadi tonggak penting dalam perbaikan kualitas hidup generasi muda Indonesia dan mendorong budaya hidup sehat sejak usia dini.

(Kantor Komunikasi Kepresidenan)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *