MUARA TEWEH – Tim gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap seorang bocah yang diduga tenggelam di Sungai Barito, Desa Pepas, Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara, Rabu (13/5/2026).
Pencarian hari kedua tersebut dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan melibatkan sejumlah unsur gabungan, di antaranya BASARNAS Palangkaraya, BPBD Kabupaten Barito Utara, Polairud, TNI, perangkat desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta warga setempat.
Kepala Bidang Darurat dan Logistik (Darlog) BPBD Barito Utara, Rizali Hadi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa korban diketahui bernama Ahmad Ansyari Ahmrulah, berusia 6 tahun, warga Desa Pepas, Kecamatan Montallat. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Selasa, 12 Mei 2026.
“Pencarian dilaksanakan dengan metode penyisiran di aliran sungai sejauh kurang lebih satu kilometer dari titik awal kejadian,” ujar Rizali Hadi di Muara Teweh, Rabu (13/5/2026).
Dalam operasi pencarian tersebut, tim gabungan menggunakan sejumlah armada, yakni satu unit speedboat milik BASARNAS, satu unit speedboat BPBD Barito Utara, satu unit speedboat Koramil Tumpung Laung II, satu unit speedboat Polairud, serta beberapa perahu milik warga setempat.
Tim SAR gabungan menyisir sejumlah titik di sepanjang aliran Sungai Barito yang diduga menjadi lokasi korban hanyut. Selain menggunakan armada air, warga sekitar juga turut membantu melakukan pemantauan di bantaran sungai.
Hingga laporan tersebut disampaikan, korban masih belum ditemukan dan proses pencarian akan terus dilanjutkan menyesuaikan kondisi di lapangan.
Pihak BPBD Barito Utara juga mengimbau masyarakat, khususnya warga yang tinggal di bantaran sungai, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar perairan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.








