MUARA TEWEH – Peluncuran program Pertalink (Pertamina Keliling) di Kabupaten Barito Utara mendapat dukungan dari Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, Dr. H. Tajeri, S.E., M.M., S.H., M.H. Ia berharap inovasi pelayanan BBM dari PT Pertamina Patra Niaga tersebut benar-benar berjalan sesuai tujuan dan menjangkau masyarakat yang berhak menerima manfaatnya.
Tajeri menilai perluasan pelayanan bahan bakar minyak (BBM) merupakan langkah positif. Namun, menurutnya, keberhasilan program tidak cukup hanya diukur dari peluncurannya. Pengawasan terhadap pelaksanaan di lapangan juga harus menjadi perhatian agar pelayanan berjalan sesuai ketentuan.
Ia mengajak masyarakat Barito Utara turut mengawasi pelaksanaan Pertalink dan melaporkan apabila menemukan indikasi penyimpangan.
“Saya sangat mendukung program PT. Pertamina berkaitan dengan program Inovasi layanan terbaru ini, di mana program ini dirancang untuk memperluas jangkauan distribusi dan pelayanan Bahan Bakar Minyak (BBM),” kata Tajeri.
Politisi Partai Gerindra dari Fraksi Karya Indonesia Raya itu berharap program tersebut tidak hanya menjadi inovasi baru, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama mereka yang menjadi sasaran pelayanan.
Dalam keterangannya, Tajeri mengingatkan pengalaman pelaksanaan layanan Perta Shop yang menurutnya telah menerima sejumlah laporan dari masyarakat. Ia berharap pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan Pertalink dapat berjalan lebih baik.
“Masih hangat ingatan saya, adanya pembukaan Perta shop BBM, apa yang terjadi sekarang, saya tidak perlu bicara dalam hal ini, banyak laporan masyarakat berkaitan dengan Perta shop, ini fakta lapangan,” ujarnya.
Tajeri juga mempertanyakan peran pengawasan dari PT Pertamina Patra Niaga dalam memastikan layanan BBM berjalan sebagaimana mestinya. Ia menilai pengawasan yang efektif diperlukan untuk menindaklanjuti keluhan dan mencegah potensi penyimpangan.
Pernyataan tersebut menjadi perhatian bagi penyelenggara program agar menyediakan mekanisme pengaduan yang mudah diakses serta memastikan setiap laporan diperiksa secara objektif. Adapun laporan mengenai Perta Shop yang disinggung Tajeri perlu diklarifikasi lebih lanjut kepada pihak terkait untuk memastikan duduk persoalannya.
PT Pertamina Patra Niaga meluncurkan Pertalink untuk pertama kalinya di Kalimantan Tengah, dengan kegiatan perdana berlangsung di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Selasa (27/10/2026).
Program ini memanfaatkan armada mobil sebagai sarana pelayanan BBM bergerak. Tujuannya membantu mengurangi antrean di SPBU sekaligus memperluas akses BBM ke daerah yang belum memiliki stasiun pengisian bahan bakar umum.
Sales Branch Manager (SBM) Rayon III Kalimantan Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Gesha Faithul Ajrin, menjelaskan bahwa armada tersebut disiapkan untuk melayani konsumen secara langsung.
“Program ini bertujuan untuk memecah antrean yang terjadi di SPBU sekaligus juga untuk menghadirkan BBM ke daerah yang belum terdapat SPBU sehingga masyarakat bisa langsung mengisi BBM di mobil ini,” kata Gesha.
Penerapan Pertalink di Barito Utara turut mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, khususnya Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin).
Tajeri berharap dukungan pemerintah daerah dan Pertamina diikuti komitmen untuk menjaga mutu pelayanan, keterbukaan pengawasan, serta ketepatan sasaran distribusi.
Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Barito Utara I, ia menegaskan memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal kepentingan masyarakat.
“Saya berharap dan berharap semoga dengan adanya program baru Partamina ini (Pertalink) benar-benar berjalan sesuai harapan masyarakat, terkhusus masyarakat yang berhak menerimanya,” tegas Tajeri.
Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut mengawasi perjalanan program tersebut. Bagi Tajeri, pelaksanaan Pertalink ke depan akan menjadi penentu apakah inovasi layanan itu mampu memenuhi harapan masyarakat Barito Utara.
“Kita lihat perjalanannya,” tutupnya.








