MUARA TEWEH – Persoalan kendaraan yang parkir di badan jalan kawasan Water Front City (WFC) Muara Teweh kembali menjadi sorotan. Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, Dr. H. Tajeri, meminta dinas terkait segera mengambil langkah nyata demi menjaga kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
Politisi Partai Gerindra tersebut menegaskan bahwa aturan mengenai ketertiban umum sebenarnya sudah tersedia. Karena itu, ia berharap penerapan di lapangan dapat lebih maksimal melalui sinergi antarinstansi.
“Peraturan Daerah tentang Ketertiban Umum sudah ada. Tinggal bagaimana pelaksanaannya oleh Dinas Perhubungan bersama Satpol PP untuk melakukan penertiban,” ujar H. Tajeri, Senin (18/5/2026).
Menurutnya, kawasan WFC memang menjadi salah satu titik favorit masyarakat untuk bersantai pada sore hingga malam hari. Namun di sisi lain, banyak kendaraan yang parkir sembarangan hingga memakan badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas.
Ia mengaku kerap menerima aduan masyarakat terkait kondisi tersebut melalui pesan WhatsApp. Bahkan, setelah dilakukan penertiban pun situasi hanya tertib sementara sebelum kembali semrawut.
“Ada tindakan setelah saya laporkan, tetapi tertib sebentar lalu berulang kembali,” katanya.
Sebagai solusi jangka pendek, H. Tajeri mengusulkan adanya pos pantau khusus di kawasan WFC dengan petugas yang berjaga secara bergiliran.
Menurutnya, kehadiran petugas secara langsung akan lebih efektif dalam menciptakan ketertiban dibanding hanya penindakan sesekali.
“Saya pernah menyarankan agar didirikan pos pantau dengan petugas bergantian. Kalau ada petugas di lokasi, saya yakin ketertiban bisa tercapai sesuai harapan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyoroti keterbatasan lahan parkir akibat perkembangan tata bangunan di kawasan WFC. Karena itu, ia berharap instansi teknis yang membidangi tata kota dapat menyiapkan solusi jangka panjang terkait penataan kawasan dan fasilitas parkir.
Tak hanya pemerintah, H. Tajeri juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga ketertiban dengan tidak memarkir kendaraan sembarangan demi kenyamanan bersama.
“Kesadaran masyarakat juga sangat kita harapkan demi kenyamanan Barito Utara,” pungkasnya.








