Aksi Tuntutan Sewa Lahan di Bintang Ninggi II Berlangsung Damai, Warga Tunjukkan Kedewasaan Meski Minim Pengamanan

Suasana aksi penyampaian tuntutan sewa lahan di kawasan Jetty PT Bahtera Alam Tamiang (BAT), Desa Bintang Ninggi II, Barito Utara, yang berlangsung aman dan tertib.
banner 468x60

MUARA TEWEH – Aksi penyampaian tuntutan sewa lahan yang dilakukan Awingnu kepada warga Desa Bintang Ninggi II, Kabupaten Barito Utara, Selasa (3/12/2025), berlangsung aman dan kondusif meski diwarnai perbedaan pandangan. Situasi tersebut dinilai mencerminkan kedewasaan masyarakat dalam menyikapi persoalan sengketa lahan yang berpotensi memicu konflik sosial.

Aksi yang digelar di area Jetty Compayer PT Bahtera Alam Tamiang (BAT) tepatnya di Jetty PT Bukit Intan Manunggal (Bima) atau Sakti itu merupakan kali kedua dilakukan. Awingnu menyampaikan tuntutan terkait hak sewa lahan seluas kurang lebih 5 hektare yang menurutnya telah dimanfaatkan dalam jangka waktu cukup lama tanpa kejelasan pembayaran.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Kami hanya menuntut hak kami yang hingga saat ini belum ada kepastian penyelesaian,” ujar Setahan Awingnu di hadapan warga.

Dalam penyampaian tuntutan tersebut, sempat terjadi perbedaan pandangan antara Awingnu dan sebagian warga Desa Bintang Ninggi II. Sejumlah warga mengaku belum sepenuhnya memahami duduk perkara sengketa lahan yang disampaikan, sehingga menimbulkan dinamika di lapangan.

Meski demikian, kedua belah pihak memilih menahan diri. Tidak terjadi gesekan fisik ataupun bentrokan terbuka, meskipun konflik serupa sebelumnya sempat berujung pada laporan ke Polres Barito Utara.

“Kami ingin semua diselesaikan dengan baik, tidak ada keributan. Ini menyangkut kepentingan bersama,” ungkap salah satu warga yang hadir.

Aksi tersebut hanya mendapat pengawasan terbatas dari aparat, dengan kehadiran satu personel Bhabinkamtibmas di lokasi. Minimnya pengamanan menjadi perhatian sejumlah pihak, mengingat konflik lahan di wilayah Barito Utara kerap berujung pada perselisihan berkepanjangan.

Tokoh masyarakat yang juga Ketua Gerdayak Barito Utara, Suria Baya berharap ke depan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dapat hadir lebih aktif sebagai penengah, agar potensi konflik dapat dicegah sejak dini.

“Syukurlah hari ini aman, tapi ke depan harus ada pendampingan lebih serius agar masalah ini tidak berkembang,” ujar SBY.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT Bahtera Alam Tamiang maupun Polres Barito Utara terkait tuntutan sewa lahan tersebut. Masyarakat berharap adanya kejelasan hukum serta dialog terbuka yang melibatkan semua pihak agar sengketa lahan ini dapat diselesaikan secara adil dan bermartabat.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *