Suasana debat publik terakhir Pilkada Barito Utara menegaskan arah yang berbeda namun sejajar antara kedua paslon menuju masa depan daerah: pasangan nomor urut 01 menekankan perubahan radikal, sementara nomor 02 mengedepankan kesinambungan pembangunan.
Paslon 01: Shalahuddin & Felix – “Waktu untuk Berubah”
Shalahuddin dan Felix memulai penutup debat dengan menyebut sejumlah tantangan yang belum tersentuh tuntas: jalan yang belum memadai, sinyal komunikasi terbatas, distribusi air bersih belum merata, serta minimnya peluang kerja.
Mereka menyatakan bahwa aspirasi masyarakat mendesak perubahan nyata. “Insya Allah, Barito Utara akan menjadi lebih maju, adil, terarah, dan sejahtera” kata Shalahuddin, menekankan optimisme terhadap visi mereka di masa depan .
Paslon 02: Jimmy & Inri – “Melanjutkan, Meningkatkan, Menyempurnakan”
Di sisi lain, Jimmy dan Inri mengusung pendekatan kelanjutan, memastikan bahwa program yang sudah berjalan akan disempurnakan dengan melibatkan masyarakat.
Mereka menyoroti pentingnya kerja sama lintas sektor dan pengarusutamaan peran warga dalam proses pembangunan. “Kami akan melanjutkan dan meningkatkan pembangunan yang sudah ada, tentu dengan semangat kerja sama seluruh elemen masyarakat,” demikian pernyataan pasangan yang mengusung kesinambungan sebagai strategi unggulan.
Pada intinya, debat terakhir ini menyorot dua pendekatan: perubahan fundamental versus penyempurnaan program yang telah berjalan. Masyarakat Barito Utara kini dihadapkan pada pilihan: apakah saatnya bergeser arah, ataukah lebih bijak meningkatkan yang sudah berjalan.








