PALANGKA RAYA – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah mengajak seluruh pengawas SMA, SMK, dan SKH untuk bekerja dengan panggilan hati dan meninggalkan pola kerja yang bersifat formalitas semata.
Ajakan tersebut disampaikan Plt. Kadisdik Kalteng Muhammad Reza Prabowo dalam Rakor Pengawas Tahun 2026. Ia menegaskan bahwa masa depan pendidikan tidak bisa hanya bergantung pada kepala sekolah tanpa dukungan pengawasan yang kuat dan konsisten.
“Kalau pekerjaan ini hanya dijalankan secara normatif, pendidikan kita tidak akan maju. Pengawas punya tanggung jawab besar untuk memastikan mutu benar-benar terjaga,” kata Reza.
Ia menilai pengawas memiliki posisi strategis karena terlibat langsung dalam seluruh siklus manajemen pendidikan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Oleh karena itu, pengawas diminta untuk bangkit dan tidak meremehkan peran serta tanggung jawabnya.
Rakor ini diharapkan menjadi titik balik penguatan peran pengawas sebagai penjaga mutu dan integritas pendidikan di Kalimantan Tengah.








