Fraksi PKB: APBD Harus Menjawab Kebutuhan Desa dan Masyarakat Kecil

Suhendra, juru bicara Fraksi PKB DPRD Barito Utara, saat menyampaikan pandangan umum fraksi terhadap RAPBD 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Barito Utara. Foto: Istimewa.
banner 468x60

MUARA TEWEH – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Barito Utara meminta agar pembahasan RAPBD 2026 tidak hanya fokus pada angka, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan dasar masyarakat, terutama desa-desa terpencil yang masih tertinggal secara infrastruktur dan layanan publik.

Hal ini disampaikan oleh Suhendra, juru bicara Fraksi PKB, dalam Rapat Paripurna DPRD Barito Utara pada Jumat (21/11/2025).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“APBD ini harus menjawab kebutuhan nyata di lapangan, bukan hanya tertulis di dokumen. Infrastruktur pedalaman, layanan kesehatan desa, dan UMKM harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Fraksi PKB menilai bahwa pendapatan daerah masih terlalu bergantung pada dana transfer pusat, sehingga pemerintah daerah perlu berani memperkuat PAD melalui sistem pajak yang adil, digitalisasi layanan, serta optimalisasi potensi lokal.

“Kami ingin APBD 2026 menjadi alat pembangunan yang aktif. Bukan hanya formalitas. Masyarakat desa harus merasakan dampaknya,” tambah Suhendra.

Ia menegaskan bahwa Fraksi PKB siap mengawal pembahasan RAPBD 2026 dalam rapat lanjutan bersama pemerintah daerah.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *