MUARA TEWEH – Komitmen legislatif dalam mengawal pembangunan daerah kembali ditegaskan dalam Musrenbang RKPD 2027 tingkat Kecamatan Teweh Tengah. Ketua DPRD Kabupaten Barito Utara, Ir. Hj. Mery Rukaini, M.IP, bersama sejumlah anggota DPRD menghadiri forum perencanaan tersebut di Aula Kecamatan Teweh Tengah, Selasa (10/2/2026).
Musrenbang yang dibuka langsung oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, S.T., M.T, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam menyusun skala prioritas pembangunan yang berdampak langsung bagi warga.
Ketua DPRD Mery Rukaini menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang muncul dari desa-desa harus diperjuangkan agar dapat terakomodir dalam RKPD Barito Utara Tahun 2027.
“Musrenbang ini forum strategis. Tugas kami di DPRD memastikan usulan masyarakat benar-benar masuk dalam program pemerintah daerah dan direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah,” tegas Mery.
Dalam forum tersebut, Anggota DPRD Patih Herman AB turut menyoroti usulan pembangunan turap akibat longsor di ruas jalan Muara Teweh–Pendreh, tepatnya dekat jetty PT Nantoy Bara Lestari serta di RT 01 dan RT 02 Desa Pendreh. Ia menyampaikan bahwa sebagian usulan telah terealisasi pada tahun 2025, sementara sebagian lainnya masih memerlukan tindak lanjut.
Sementara itu, Anggota DPRD H. Parmana Setiawan, S.T mempertanyakan keberlanjutan program pendidikan gratis, khususnya bagi pelajar yang melanjutkan studi ke luar daerah, agar tetap mendapat dukungan pembiayaan dari pemerintah daerah.
Ketua DPRD menegaskan bahwa pihaknya juga berkomitmen mengawal program prioritas daerah, termasuk Program GASPOL 11-12, agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kami bersama pemerintah daerah siap mengawal dan memperjuangkan hasil Musrenbang ini agar selaras dengan visi pembangunan Barito Utara yang maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Musrenbang RKPD ini menjadi tahapan penting dalam menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2027.








