Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk sumber daya aparatur yang profesional dan berintegritas melalui pembukaan Pelatihan Dasar (LATSAR) CPNS Golongan II dan III Gelombang V dan VI. Kegiatan pembukaan digelar secara daring dan diikuti oleh peserta dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kalteng.
Kegiatan ini merupakan tahap awal pembentukan karakter calon ASN yang tidak hanya dituntut untuk cakap secara administratif, tetapi juga memiliki etika pelayanan publik yang tinggi. Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial BPSDM Kalteng, Nooril Hainiar, menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi pondasi utama dalam membentuk mentalitas ASN yang berorientasi pada pelayanan.
“Melalui LATSAR ini, para peserta akan diperkenalkan pada nilai-nilai dasar ASN seperti integritas, loyalitas, dan etika publik. Materi disusun berdasarkan kurikulum nasional, namun tetap disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan di Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Pelatihan akan berlangsung selama kurang lebih dua bulan, dan menggabungkan pembelajaran teori, diskusi interaktif, serta praktik kerja lapangan yang menitikberatkan pada penguatan karakter dan wawasan kebangsaan.
Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, Nunu Andriani, yang mewakili Gubernur membuka kegiatan secara resmi, menyampaikan pesan Gubernur agar para peserta memaknai peran ASN sebagai ujung tombak reformasi birokrasi dan pelayanan publik.
“Menjadi ASN bukan hanya soal jabatan, tapi tentang komitmen moral untuk melayani masyarakat dengan adil, terbuka, dan penuh dedikasi. Kalian adalah bagian dari generasi baru birokrasi yang akan membentuk wajah pemerintahan yang bersih dan responsif,” ungkap Nunu dalam sambutan pembukaannya.
Ia juga menegaskan pentingnya disiplin, semangat belajar, serta kemampuan beradaptasi sebagai bagian dari bekal menghadapi dinamika kerja pemerintahan.
Dengan pelatihan ini, BPSDM Kalteng terus menegaskan peran strategisnya dalam memperkuat kapasitas ASN sebagai motor penggerak pembangunan daerah. Diharapkan, peserta LATSAR akan menyelesaikan pelatihan dengan baik dan membawa semangat baru di instansi masing-masing, demi mendukung pelayanan publik yang berkualitas di Kalimantan Tengah.








