MUARA TEWEH – Shalahuddin menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Utara berhasil mencatat capaian positif dalam pembangunan daerah, dengan 4 dari 6 indikator utama telah terpenuhi hingga tahun 2026.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa arah kebijakan pembangunan yang dijalankan selama ini sudah berada pada jalur yang tepat. Capaian tersebut meliputi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan angka kemiskinan, penurunan tingkat pengangguran, serta peningkatan pendapatan per kapita masyarakat.
“Empat indikator sudah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Namun masih ada dua indikator yang perlu menjadi perhatian serius, khususnya pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan,” ujar Shalahuddin, Rabu (1/4/2026).
Ia menjelaskan, IPM Kabupaten Barito Utara mengalami peningkatan menjadi 73,58. Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 5,52 persen, dan tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 4,54 persen.
Meski demikian, tantangan masih dihadapi terutama pada sektor ketenagakerjaan. Mayoritas pengangguran masih didominasi oleh lulusan SMA/SMK serta kelompok usia muda produktif.
Sebagai langkah strategis, Shalahuddin telah menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah mulai dari Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, hingga perangkat daerah untuk melakukan evaluasi dan percepatan program sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
Kabupaten Barito Utara sendiri memiliki potensi besar di sektor sumber daya alam, khususnya pertambangan dan perkebunan. Namun, optimalisasi penyerapan tenaga kerja masih menjadi fokus utama ke depan.
Pemerintah daerah juga terus mendorong penguatan sumber daya manusia, pemberdayaan perempuan, serta peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan guna mewujudkan visi daerah yang maju, sejahtera, dan berkeadilan.








