MUARA TEWEH – Jumlah penumpang di Bandara Haji Muhammad Sidik (HMS) Muara Teweh mengalami peningkatan signifikan dalam satu tahun terakhir. Data menunjukkan bahwa pergerakan penumpang meningkat hampir 10 persen, menandakan semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi udara di Kabupaten Barito Utara.
Melihat perkembangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara tengah menyiapkan rencana pengembangan fasilitas bandara agar pelayanan kepada penumpang dapat semakin optimal dan nyaman.
Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menyampaikan bahwa peningkatan jumlah penumpang menjadi indikator penting bahwa Bandara HMS semakin berperan sebagai pintu gerbang mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi daerah.
“Dengan meningkatnya jumlah penumpang hampir 10 persen dalam setahun, tentu fasilitas bandara harus terus kita tingkatkan agar masyarakat dapat menikmati pelayanan yang lebih baik,” ujarnya, Kamis (22/1/2026).
Saat ini Bandara HMS melayani berbagai jenis penerbangan domestik yang terus berkembang, mulai dari penerbangan reguler, perintis, charter, hingga private charter.
Beberapa rute penerbangan yang tersedia antara lain Muara Teweh – Banjarmasin pulang pergi sebanyak 11 kali dalam seminggu, Muara Teweh – Balikpapan pulang pergi tiga kali dalam seminggu, serta Muara Teweh – Palangkaraya pulang pergi satu kali dalam seminggu.
Selain penerbangan terjadwal tersebut, bandara juga melayani unscheduled flight yang mendukung kebutuhan perjalanan bisnis maupun kegiatan operasional lainnya di wilayah Barito Utara.
Dalam rencana pengembangannya, Pemerintah Kabupaten Barito Utara akan menambah sejumlah fasilitas penting seperti mushola yang lebih representatif serta ruang VIP untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.
Pengembangan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan Bandara HMS yang lebih modern, terintegrasi, dan mampu mendukung konektivitas wilayah.
Dengan penguatan infrastruktur bandara, diharapkan mobilitas masyarakat semakin mudah serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kabupaten Barito Utara.








