MUARA TEWEH — Pengawasan terhadap blok hunian warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh diperketat. Langkah tersebut dilakukan melalui razia gabungan bersama Polres Barito Utara dan Kodim 1013 Muara Teweh, Senin (21/9/2026).
Razia merupakan bagian dari upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib) sekaligus mendukung program Zero Halinar, yakni pencegahan Handphone, Pungutan Liar dan Narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
Petugas gabungan menyisir kamar-kamar hunian warga binaan dan melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang yang berada di dalamnya. Pemeriksaan dilakukan secara teliti dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis.
Dari kegiatan tersebut ditemukan sejumlah barang yang berpotensi mengganggu keamanan, antara lain kartu domino, paku, piring, kaca gelas, sendok besi, kabel-kabel kecil, korek api dan barang lainnya.
Kepala Lapas Muara Teweh Halasson Sinaga mengatakan, keterlibatan Polres Barito Utara dan Kodim 1013 Muara Teweh menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan di lingkungan lapas.
“Sinergi kuat antara Lapas Muara Teweh bersama Polres Barito Utara dan Kodim 1013 Muara Teweh ini adalah kunci utama kita dalam menjaga stabilitas keamanan. Kami mengapresiasi seluruh aparat penegak hukum yang hadir; kegiatan ini dilaksanakan secara humanis untuk memastikan lingkungan pemasyarakatan kita tetap bersih dari halinar dan kondusif,” pungkasnya.
Selain penggeledahan, petugas juga memberikan imbauan kepada warga binaan agar menaati tata tertib dan ikut menjaga keamanan bersama.
Razia berlangsung aman dan kondusif. Sinergi antara Lapas, TNI dan Polri diharapkan terus diperkuat sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan serta untuk menjaga Lapas Muara Teweh tetap aman dan tertib.








