Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXVII Tahun 2025 Provinsi Kalimantan Tengah resmi dibuka melalui Zoom Meeting pada Senin (11/8/2025). Kegiatan ini menjadi bagian penting dari strategi membentuk pemimpin birokrasi yang visioner, adaptif, dan mampu menghadirkan perubahan nyata di lingkungan kerja masing-masing.
Pembukaan dipimpin langsung oleh Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI), Muhammad Taufiq. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pejabat pimpinan tinggi pratama memegang peranan penting dalam merumuskan kebijakan strategis sekaligus memastikan program prioritas berjalan selaras dengan visi pembangunan nasional maupun daerah.
“PKN Tingkat II adalah proses transformasi untuk melahirkan pemimpin yang mampu menjawab tantangan pembangunan, berorientasi pada pelayanan, dan berintegritas tinggi,” tegas Muhammad Taufiq.
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, saat membacakan sambutan Gubernur Kalteng, menyampaikan bahwa PKN Tingkat II sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel.
“Saya berharap peserta tidak hanya memahami materi secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya melalui proyek perubahan yang relevan, terukur, dan berkelanjutan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, Nunu Andriani, melaporkan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 32 peserta dari berbagai perangkat daerah. Program ini dirancang untuk mengembangkan kompetensi kepemimpinan strategis, kemampuan mengelola perubahan, dan meningkatkan kinerja birokrasi.
“Peserta akan diarahkan untuk menginternalisasi nilai-nilai kepemimpinan berbasis kinerja, profesionalisme, dan orientasi hasil, serta menyiapkan diri menghadapi dinamika dan tantangan birokrasi modern,” tandas Nunu Andriani.
Tahun ini, PKN Tingkat II mengusung tema nasional “Pengembangan Kapasitas Kepemimpinan Birokrasi Dalam Mendukung Asta Cita Untuk Mewujudkan Indonesia Maju.” Pada agenda Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN), tema yang diangkat adalah “Penguatan Kebijakan Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah di Perdesaan” dengan subtema penguatan BUMDes untuk diversifikasi usaha serta pemanfaatan teknologi informasi bagi sektor tersebut.
Kegiatan VKN akan berlangsung di Kabupaten Banyuwangi dengan melibatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Dinas Komunikasi dan Informatika setempat.
Turut hadir dalam pembukaan, Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Kalteng Sunarti, jajaran Forkopimda, pejabat struktural BPSDM, serta perwakilan dari perangkat daerah peserta. Selama pelatihan, peserta akan mengikuti pembelajaran klasikal dan non-klasikal, termasuk penyusunan proyek perubahan yang diharapkan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.








