MUARA TEWEH – Sebuah rakit drum yang membawa satu Anak Buah Kapal (ABK) dan satu Anggota Polri dilaporkan tenggelam di sungai Barito Utara tepatnya di Jetty PT Multi Persada Gatramegah (MPG), Muara Teweh.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 21.14 WIB. Kronologis kejadian bermula ketika 4 orang ingin menyebrang menggunakan rakit drum. Saat itu rakit drum oleng dan terbalik. 3 orang selamat, 1 orang hanyut.
Mendengar teriakan tolong, 1 orang ABK, melakukan upaya pertolongan dengan membawa tali, tetapi hanyut karena tali terlepas. Dari data yang dihimpun, dua korban yang dilaporkan diduga tenggelam yakni Bripda Vikma Setiawan anggota Dir Samapta Polda Kalteng yang sedang bertugas di Barito Utara dan Aleksandro Brianonggasa asal Desa Rokirole, Kabupaten Sikka, NTT.
Kepala BPBD Barito Utara Simamora Turahman melalui Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Barito Utara Rizali Hadi membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya bersama tim Disdamkarmat Barut, BPBD Barito Utara, Polres Barut dan masyarakat, hingga saat ini sudah melakukan proses penyisiran/pencarian untuk korban.
“Penyisiran dilakukan menggunakan empat unit speedboat dan bantuan perahu warga. Tim menyisir aliran sungai dengan radius hingga 2,6 kilometer dari titik koordinat jatuhnya korban,” ungkapnya, Minggu (5/4/2026).
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Palangka Raya AA Ketut Alit Supartana menyatakan bahwa saat ini pihaknya sudah berangkat menuju muara teweh.
Hingga berita ini diturunkan berbagi pihak terus kami diupayakan agar mendapatkan informasi yang lengkapnya.








