Rujana Anggraini Soroti Kesenjangan Layanan Kesehatan dan Listrik di Kecamatan Montallat

Anggota DPRD Barito Utara Rujana Anggraini saat menyampaikan aspirasi terkait layanan kesehatan dan akses listrik dalam Musrenbang di Kecamatan Montallat. (Dok. Setwan Barut).
banner 468x60

MUARA TEWEH – Anggota DPRD Barito Utara dari Fraksi Demokrat, Rujana Anggraini, menyoroti masih adanya kesenjangan pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya terkait layanan kesehatan dan akses listrik di Kecamatan Montallat.

Hal tersebut disampaikannya dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 yang di laksanakan di Aula Kecamatan Montallat, Jumat (6/2/2026). Dalam hal ini menjadi wadah penyerapan aspirasi masyarakat dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Menurut Rujana, masih terdapat desa yang belum memiliki fasilitas kesehatan memadai, seperti Desa Pepas yang hingga kini belum didukung sarana pelayanan kesehatan yang layak. Selain itu, pembangunan puskesmas pembantu (pustu) di Desa Malegoi juga dinilai mendesak, mengingat wilayah tersebut kerap dilanda banjir.

“Kita ingin pelayanan kesehatan bisa dirasakan merata oleh seluruh masyarakat, termasuk di wilayah terpencil. Untuk daerah rawan banjir seperti Malegoi, pembangunan harus disesuaikan, misalnya dengan konsep bangunan panggung,” ujarnya.

Tak hanya sektor kesehatan, Rujana juga menyoroti persoalan akses listrik di Desa Sikan yang hingga saat ini masih terkendala. Ia menyebutkan bahwa keterbatasan akses jalan menjadi hambatan utama dalam distribusi jaringan listrik ke wilayah tersebut, meskipun koordinasi dengan pihak PLN telah dilakukan.

“Ini menjadi catatan penting bahwa pembangunan infrastruktur jalan sangat berpengaruh terhadap masuknya layanan dasar seperti listrik ke desa-desa,” tambahnya.

Dalam Musrenbang tersebut, DPRD Barito Utara juga menampung berbagai aspirasi lain, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, penanganan longsor, hingga usulan kesejahteraan masyarakat.

Rujana menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal seluruh aspirasi tersebut agar dapat masuk dalam prioritas program pemerintah daerah, khususnya dalam penyusunan RKPD tahun anggaran 2027.

“Kami berkomitmen memastikan aspirasi masyarakat tidak berhenti di forum Musrenbang, tetapi benar-benar diperjuangkan hingga terealisasi di lapangan,” tegasnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *