Pemprov Dukung Penuh Kaderisasi GP Ansor Kalteng sebagai Pilar Moderasi dan Ketahanan Bangsa

Pembukaan ditandai dengan pemukulan terbang oleh Wagub sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan. (IAQ/Foto: Gio).
banner 468x60

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan kapasitas generasi muda dengan menghadiri secara resmi pembukaan Pendidikan Kader Lanjutan (PKL) dan Diklat Terpadu Dasar (DTD) Gerakan Pemuda (GP) Ansor se-Kalimantan Tengah, yang berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng.

Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo membuka kegiatan tersebut dan membacakan sambutan Gubernur yang menggarisbawahi pentingnya kaderisasi dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan keislaman yang moderat. Ia menyatakan bahwa GP Ansor memiliki peran penting dalam membina generasi muda agar mampu menjadi agen perubahan yang berintegritas dan toleran di tengah keberagaman.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“GP Ansor adalah salah satu garda terdepan dalam merawat kebhinekaan, menjaga semangat nasionalisme, dan memperkuat moderasi beragama di Kalimantan Tengah. Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk menyiapkan pemuda yang siap berkontribusi bagi bangsa dan daerah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wagub menyampaikan bahwa pengembangan SDM harus selaras dengan prioritas pembangunan daerah, termasuk peningkatan PAD, penguatan ketahanan pangan, serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kalteng. Pemprov juga menyatakan siap bersinergi dengan ormas kepemudaan dalam mewujudkan Visi Kalteng Berkah, Maju dan Sejahtera.

Ketua PW GP Ansor Kalteng, Arjoni, dalam sambutannya menyampaikan arah dan fokus kaderisasi GP Ansor melalui konsep “Ansor Bisa”, yang memuat semangat kemandirian dalam berbagai bidang seperti kewirausahaan, pertanian, dan pemberdayaan pemuda.

“Kami membentuk Badan Usaha Milik Ansor sebagai wujud dari komitmen kemandirian organisasi. Tidak hanya bergerak di bidang sosial dan keagamaan, GP Ansor juga berupaya mendukung ketahanan pangan melalui gerakan Banser Patriot Ketahanan Pangan,” terang Arjoni.

Ia menambahkan bahwa pendataan kader Banser yang berprofesi sebagai petani telah dilakukan, sebagai bagian dari upaya konkret mendorong kedaulatan pangan lokal.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kalteng, tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama, serta tokoh masyarakat dan pemuda. Hadir pula Rois Syuriah PWNU Kalteng H. Chairuddin Halim dan Ketua PWNU H. Wahyudie F. Dirun, yang memberikan dukungan penuh terhadap semangat kaderisasi GP Ansor.

Kegiatan PKL dan DTD ini diharapkan menjadi ruang konsolidasi kader yang kokoh dalam keimanan, cakap dalam kebangsaan, serta mandiri secara ekonomi, sejalan dengan upaya bersama menuju Indonesia Emas 2045.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *