Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana, menegaskan pentingnya peran pemuda dalam menghadapi derasnya arus informasi di era digital. Hal itu ia sampaikan saat menjadi narasumber pada Pelatihan Jurnalistik dan Sarasehan bertema “Peran Pemuda Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dalam Jurnalisme Etis dan Berkeadaban” di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Palangka Raya, Rabu (6/8).
“Dari bangun tidur sampai kembali tidur, kita dikelilingi informasi. Maka pemuda harus bisa menulis dengan kritis, tetapi tetap etis dan elegan,” ujarnya di hadapan peserta dan tokoh dari berbagai instansi.
Rangga menjelaskan, derasnya arus informasi membawa manfaat sekaligus tantangan, seperti maraknya hoaks, disinformasi, dan polarisasi opini publik. Dalam situasi ini, pemuda khususnya mahasiswa memiliki peran strategis sebagai penjaga moral informasi.
Menurutnya, literasi digital dan keberanian menyuarakan kebenaran harus dibarengi tanggung jawab etik dan pemahaman terhadap regulasi.
“Jurnalisme tidak hanya soal kecepatan, tapi juga keberimbangan dan tanggung jawab. Undang-Undang ITE mengatur semua itu. Maka setiap karya jurnalistik harus aman, inovatif, dan kolaboratif,” tegasnya.
Ia menambahkan, menjadi penulis atau jurnalis di era digital tidak hanya menuntut keterampilan teknis, tetapi juga sikap. Pemuda diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu menyaring, mengolah, dan menyampaikan informasi secara membangun dan mencerahkan masyarakat.
Rangga juga mendorong agar pelatihan jurnalistik dilaksanakan berkelanjutan sebagai investasi membentuk generasi muda yang melek media, adaptif terhadap perubahan zaman, namun tetap berpegang pada etika dan budaya lokal.
Pelatihan jurnalistik yang dijadwalkan berlangsung beberapa hari ini mencakup sesi teknik penulisan berita, etika jurnalistik, dan diskusi peran media dalam pembangunan daerah. Acara dibuka perwakilan Pemerintah Kota Palangka Raya dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Jayani, Ketua Lazismu Palangka Raya Budianur, Direktur Humas Universitas Muhammadiyah Palangka Raya Junaidi, Bidang Pendidikan PWI Kalteng Mariani, serta kader IMM Palangka Raya sebagai peserta aktif.








