DPRD Barito Utara Dorong Penguatan Pendidikan Inklusif, PAUD Berkebutuhan Khusus Butuh Dukungan Pemerintah

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati dan Wakil Komisi I Athink Patih Herman AB saat menerima silaturahmi Kepala PAUD Setia, Merty Jumana, di Muara Teweh.
banner 468x60

MUARA TEWEH — Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj. Nety Herawati, bersama Wakil Ketua Komisi I, Athink Patih Herman AB, menerima kunjungan dan silaturahmi dari Kepala Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Setia, Merty Jumana, di Simpang LP Tiga, Gang Giri Raya, Kelurahan Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah.

Dalam kunjungan tersebut, Merty menceritakan pengabdian selama 15 tahun mendirikan PAUD yang menerima anak-anak berkebutuhan khusus, sekaligus menjadi tempat terapi bagi mereka dengan kondisi seperti keterlambatan bicara, autisme, down syndrome, tuna grahita, gangguan konsentrasi, hiperaktif, serebral palsi hingga gangguan tumbuh kembang sejak usia 4 bulan hingga 12 tahun. Saat ini, PAUD Setia dibantu oleh 13 tenaga pendidik.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Sebagai ketua komisi yang membidangi pendidikan, Hj. Nety Herawati menegaskan dukungan terhadap keberadaan PAUD Setia dan harapan agar sekolah seperti ini mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Banyak anak kita yang memerlukan terapi dan pembelajaran khusus. PAUD seperti ini harus mendapatkan sarana dan prasarana yang layak serta masuk dalam perhatian pemerintah,” ujarnya di Muara Teweh, Senin (24/11/2025).

Wakil Komisi I DPRD Barito Utara, Athink Patih Herman AB, turut memberikan pandangan bahwa PAUD Setia merupakan contoh nyata kepedulian sosial di daerah yang harus dipertahankan dan diperkuat.

“Upaya seperti ini tidak boleh berjalan sendiri. PAUD ini menangani anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus, dan ini adalah bentuk kemanusiaan yang luar biasa. Pemerintah harus hadir dan memastikan mereka mendapatkan dukungan,” tegasnya.

Ia menilai PAUD berkebutuhan khusus merupakan aset sosial dan pendidikan yang sangat penting bagi Barito Utara.

“Jika kita ingin masa depan generasi lebih baik, maka pendidikan inklusif harus menjadi bagian dari sistem pendidikan daerah. Kami di DPRD siap mendorong kebijakan yang mendukung keberlangsungan PAUD seperti ini,” sambungnya.

DPRD berharap ke depan ada skema bantuan, kerja sama resmi, dan perlindungan regulasi agar PAUD seperti ini tidak hanya bertahan, tetapi dapat berkembang dan memberi pelayanan lebih maksimal kepada anak-anak berkebutuhan khusus di Barito Utara.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *