MUARA TEWEH – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Parmana Setiawan, menegaskan pentingnya keberlanjutan dan perluasan program pendidikan gratis sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di Kecamatan Teweh Tengah bersama Ketua DPRD Barito Utara, Mery Rukaini, dan jajaran anggota dewan lainnya.
Menurut Parmana, program pendidikan gratis yang telah berjalan perlu terus dikaji agar semakin inklusif dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelajar yang melanjutkan pendidikan di luar daerah.
“Kami mendorong agar program pendidikan gratis ini benar-benar inklusif, sehingga tidak hanya dinikmati oleh pelajar di dalam daerah, tetapi juga bagi mereka yang melanjutkan pendidikan ke luar Barito Utara,” ujarnya, Rabu (11/2/2026).
Ia menilai, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan arah pembangunan daerah ke depan. Oleh karena itu, kebijakan di sektor pendidikan harus dirancang secara matang, terukur, dan berkelanjutan.
“Generasi muda adalah aset daerah. Jika mereka mendapatkan akses pendidikan yang baik, maka ke depan mereka akan menjadi penggerak pembangunan Barito Utara,” tambahnya.
Sementara itu, Musrenbang Kecamatan Teweh Tengah dibuka secara resmi oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Parmana juga menegaskan bahwa DPRD Barito Utara siap mengawal kebijakan pendidikan agar tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kami di DPRD siap mengawal kebijakan ini agar memberikan manfaat nyata, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap, perhatian terhadap sektor pendidikan terus ditingkatkan guna menciptakan generasi yang unggul, berdaya saing, dan siap membangun daerah di masa depan.








