Program Internet Lancar Pemprov Kalimantan Tengah senilai Rp 6,9 miliar dengan perangkat Starlink telah aktif di 308 titik se-Kalteng. Namun, dari sekian banyak capaian, nama Barito Utara tak muncul dalam daftar daerah yang sudah terlayani padahal kabupaten ini masih memiliki puluhan desa blank-spot.
Tabel persebaran desa blank spot dan status pemasangan:
Hampir semua kabupaten sudah mendapat jatah Starlink.Barito Utara tidak tercantum sama sekali dalam data distribusi resmi. Daerah Showcase dan Capaian Nyata Bukit Sua, Palangka Raya perangkat resmi diserahkan Gubernur (Mei 2025), Barito Timur 39 desa blank-spot terkoneksi penuh, 50 desa awal Mei 2025 terpasang melalui kolaborasi dengan program APDAL ESDM.
Pemprov menargetkan 2.700 titik Starlink aktif hingga akhir 2025. Bahkan, tambahan 500 perangkat baru diusulkan untuk sekolah dan posyandu melalui APBD Perubahan.
Tantangan Lapangan
- Akses jalan dan distribusi perangkat sulit.
- Minim SDM operator lokal di desa.
- Kuota Starlink sempat terbatas, menghambat pemerataan.
- Biaya bulanan layanan berpotensi membebani desa jika tanpa subsidi.
Analisis Kritis: Barito Utara yang Hilang di Peta Digital
1. Ketidakjelasan distribusi: hampir semua kabupaten dapat alokasi, tapi Barito Utara kosong.
2. Kontras dengan data lokal: masih ada 43 desa blank-spot di Barito Utara yang jelas membutuhkan internet, namun tak tersentuh program provinsi.
3. Risiko ketertinggalan: tanpa akses internet, warga Barito Utara makin terpinggirkan dari pendidikan, ekonomi digital, hingga pelayanan publik.
Barito Utara memang ada tetapi dalam program digitalisasi Pemprov, ia seolah tidak diakui keberadaannya. Pemprov Kalteng wajib menjelaskan mengapa Barito Utara tidak tercantum dalam distribusi Starlink.
Pemkab Barito Utara perlu memperjuangkan agar 43 desa blank-spot masuk prioritas. Masyarakat dan media harus terus mengawasi transparansi anggaran Rp 6,9 miliar ini.
Tanpa langkah serius, target 2.700 titik Starlink pada 2025 bisa jadi hanya janji, sementara Barito Utara tetap tertinggal di “zona gelap” digital.








