MUARA TEWEH – Menanggapi viralnya video dugaan pelangsiran BBM di SPBU KM 18 Jalan Negara Muara Teweh–Banjarmasin, pihak pengelola SPBU akhirnya angkat bicara. Pengawas SPBU KM 18 Hajak, Dahlia Deannova, dengan tegas membantah tudingan bahwa pihak SPBU melayani pengisian jerigen maupun tangki modifikasi.
Saat dikonfirmasi awak media, Dahlia Deannova menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah melakukan pengisian BBM ke jerigen ataupun tangki yang telah dimodifikasi.
“Kami sebagai pihak SPBU membantah tudingan tersebut. Kami tidak pernah mengisikan BBM ke jerigen ataupun tangki modifikasi. Itu tidak benar sama sekali,” tegasnya, Kamis (4/12/2025).
Ia juga menjelaskan bahwa kelangkaan BBM yang terjadi di wilayah Barito Utara murni disebabkan oleh keterlambatan pengiriman pasokan dari depot, bukan akibat pelangsiran dari SPBU.
“Yang terjadi saat ini adalah keterlambatan pengiriman dari depot, ini real. Jadi bukan karena pelangsiran seperti yang diviralkan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dahlia juga memastikan bahwa pihak SPBU telah berkoordinasi dan bertemu langsung dengan pihak Polres Barito Utara untuk menjelaskan kondisi sebenarnya di lapangan.
“Kami juga sudah bertemu langsung dengan pihak Polres untuk menyampaikan klarifikasi. Jadi tudingan bahwa kami melayani pelangsiran itu tidak benar,” ujarnya.
Sementara itu, aparat kepolisian hingga kini masih terus melakukan pendalaman terkait video viral tersebut, termasuk menelusuri pihak-pihak yang diduga melakukan penimbunan dan pelangsiran BBM di wilayah Barito Utara.








