Bupati Shalahuddin: Penataan Kota Muara Teweh Terus Dipercepat, Pembebasan Lahan Hampir Tuntas

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan dan Sekda Muhlis memberikan keterangan kepada awak media terkait percepatan pembebasan lahan untuk pelebaran jalan dan pembangunan median jalan di Kota Muara Teweh usai Rapat Paripurna DPRD Barito Utara, Senin (20/7/2026).
banner 468x60

MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus mempercepat penataan kawasan perkotaan melalui penyelesaian pembebasan lahan untuk mendukung proyek pelebaran jalan dan pembangunan median jalan di Kota Muara Teweh.

Hal tersebut disampaikan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin kepada awak media usai menghadiri Rapat Paripurna III Masa Sidang III DPRD Kabupaten Barito Utara di Gedung DPRD Barito Utara, Senin (20/7/2026).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam keterangannya, Bupati didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan dan Sekretaris Daerah Drs. Muhlis, M.AP. Ia mengungkapkan bahwa proses pembebasan lahan milik sejumlah instansi vertikal telah menunjukkan progres yang signifikan.

Menurutnya, pembebasan lahan milik Pengadilan Negeri, Kementerian Agama, BRI, hingga Bank Kalteng pada prinsipnya telah selesai. Khusus untuk BRI masih menunggu proses pembayaran ganti rugi, sedangkan Bank Kalteng bahkan telah memberikan izin pembongkaran setelah proses administrasi rampung.

“Untuk instansi vertikal, sebagian besar sudah selesai. Pengadilan Negeri dan Kementerian Agama sudah selesai. Untuk BRI juga sudah tidak ada masalah, tinggal menunggu proses ganti rugi. Begitu juga Bank Kalteng, bahkan mereka sudah mempersilakan dilakukan pembongkaran setelah administrasi selesai,” kata H. Shalahuddin.

Sementara itu, proses pembebasan lahan milik Kepolisian Republik Indonesia masih menunggu penyelesaian administrasi di Markas Besar Polri.

“Suratnya sudah masuk dan saat ini masih berproses di Mabes Polri. Kita tinggal menunggu penyelesaiannya,” ujarnya.

Bupati menjelaskan, proyek pelebaran jalan dan pembangunan median jalan merupakan bagian dari program penataan wajah Kota Muara Teweh agar menjadi lebih modern, tertib, dan mampu mengakomodasi pertumbuhan lalu lintas.

Ia menilai kondisi median jalan yang ada saat ini belum ideal karena masih menyulitkan kendaraan ketika melakukan putar balik, sehingga diperlukan penataan ulang agar arus kendaraan menjadi lebih lancar.

“Kita ingin kota ini semakin cantik sekaligus memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat. Median jalan yang ada sekarang belum memenuhi standar sehingga kendaraan harus beberapa kali manuver saat berputar. Nanti akan kita tata kembali agar lebih nyaman, aman, dan mengurangi kemacetan,” jelasnya.

H. Shalahuddin menambahkan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen melanjutkan pembangunan infrastruktur perkotaan secara bertahap di berbagai titik strategis sesuai kebutuhan daerah.

Melalui program tersebut, pemerintah berharap pelayanan publik semakin optimal, mobilitas masyarakat semakin lancar, serta Kota Muara Teweh semakin tertata, aman, nyaman, dan representatif sebagai ibu kota Kabupaten Barito Utara.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *