MUARA TEWEH – Forum Kerjasama Antar Desa dan Kecamatan (FKAD&K) Kabupaten Barito Utara mengukuhkan komitmennya terhadap pelaksanaan Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilkada Barito Utara yang bersih, damai, dan bebas dari isu SARA, ujaran kebencian, maupun konflik sosial.
Deklarasi yang mengusung semboyan “PILKADA DAMAI!!! KALTENG AMAN” dilaksanakan di Muara Teweh pada Senin, 21 Juli 2025. Acara tersebut menjadi wujud nyata kepedulian FKAD&K untuk menjaga stabilitas sosial-politik di tengah suasana Pilkada.
Perwakilan FKAD&K menegaskan beberapa poin penting dalam deklarasi tersebut:
1. Menolak provokasi dan hoaks – Masyarakat dihimbau untuk tidak terombang-ambing oleh informasi tidak bertanggung jawab, dan harus mengutamakan musyawarah serta mufakat dalam menyikapi perbedaan pendapat.
2. Mendukung peran aparat keamanan – FKAD&K memberikan dukungan penuh kepada Polri dan aparat keamanan lainnya dalam upaya mencegah intoleransi, radikalisme, dan tindakan terorisme di wilayah Barito Utara.
3. PSU yang bermartabat – Diharapkan bahwa PSU bukan hanya bersih secara prosedural, tetapi juga mampu membawa dampak positif bagi pembangunan dan integritas demokrasi daerah ini.
Deklarasi ini merupakan langkah proaktif dari komunitas akar rumput dalam menekan potensi gesekan sosial menjelang PSU. Aksi ini juga selaras dengan upaya pemerintah daerah dan aparat (seperti netralitas kades/lurah dan peninjauan kesiapan PSU oleh Wamendagri Ribka Haluk pada 18 Juli lalu) untuk menciptakan Pemilu Ulang yang aman dan tuntas.
Upaya lanjutan: Pengawasan terhadap netralitas penyelenggara desa/kelurahan dan ASN terus diperkuat menjelang PSU 6 Agustus 2025.
Kerjasama lintas-stakeholder: Sinergi FKAD&K, pemerintahan desa, aparat keamanan, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan PSU berlangsung sukses dan bermartabat.
Deklarasi FKAD&K ini memantapkan semangat “Pilkada Damai, Kalteng Aman”. Langkah inklusif seperti ini sangat dibutuhkan untuk menjaga integritas demokrasi dan mencegah polarisasi berbasis SARA, serta memastikan PSU Pilkada Barito Utara berjalan lancar dan berkelas.
Dengan kesadaran kolektif seperti ini, masyarakat Barito Utara menunjukkan komitmennya dalam menjaga demokrasi yang sehat dan berintegritas.








