Upaya membangun karakter bangsa terus digencarkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Salah satunya melalui media film sebagai sarana refleksi dan edukasi. Hal ini tampak dalam kegiatan pemutaran film nasional berjudul “Believe” yang diinisiasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bekerja sama dengan Pemprov Kalteng.
Film yang sarat pesan kebangsaan ini diputar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (30/7/2025), dan dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan pelajar SMA dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Palangka Raya.
Dalam sambutannya, Gubernur Sugianto Sabran menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila dan semangat kebangsaan di tengah generasi muda. Menurutnya, pemutaran film seperti “Believe” merupakan salah satu metode kreatif untuk menanamkan cinta tanah air dan rasa persatuan.
“Kita ingin generasi muda Kalimantan Tengah tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki karakter kuat, nasionalis, dan cinta terhadap bangsanya,” ujar Gubernur.
Film “Believe” sendiri mengangkat kisah tentang perjalanan seorang anak muda dalam memahami makna persatuan dan semangat gotong royong di tengah keberagaman Indonesia. Melalui alur cerita yang menyentuh dan relevan, film ini berhasil mengajak para penonton untuk merenungi kembali arti penting menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan menjunjung tinggi nilai kebangsaan.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Forkopimda Kalteng, pejabat OPD, serta perwakilan dari BPIP. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari agenda sosialisasi nilai-nilai Pancasila yang selama ini terus digaungkan oleh pemerintah pusat maupun daerah.
Gubernur berharap, kegiatan serupa dapat terus digelar di berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Tengah, sehingga semangat kebangsaan bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda.
“Kita ingin membangun Kalimantan Tengah yang kuat bukan hanya dari sisi infrastruktur, tapi juga dari karakter dan jiwa warganya,” pungkasnya.








