MUARA TEWEH – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara melakukan peninjauan langsung kondisi longsor yang terjadi di ruas Jalan H. Koyem, Rabu (19/11/2025). Peninjauan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PUPR, bersama tim teknis dari Bina Marga.
Berdasarkan hasil identifikasi lapangan, ditemukan penurunan badan jalan sedalam ±1 meter dari elevasi permukaan aspal, dengan panjang kerusakan mencapai sekitar 30 meter. Kondisi ini membuat akses jalan menjadi rawan dilalui pengendara, terlebih saat hujan.
Longsor tersebut dipicu oleh curah hujan tinggi dan minimnya saluran drainase, sehingga limpasan air (surface runoff) menggerus bahu jalan dan struktur pendukung.
Sebagai langkah penanganan, Dinas PUPR telah menyiapkan rencana teknis komprehensif, meliputi rekonstruksi badan jalan pada segmen terdampak, termasuk penggantian material timbunan dengan material yang lebih stabil.
Pemasangan lapis pondasi serta perbaikan struktur perkerasan untuk mengembalikan elevasi jalan. Pembangunan saluran drainase baru, termasuk side drain untuk mengalirkan air hujan secara terkontrol. Penanganan lereng, dengan penguatan tebing dan pemasangan bronjong untuk mencegah longsor susulan.
Kepala Dinas PUPR Barito Utara M. Iman Topik menegaskan bahwa penanganan ini masuk dalam program prioritas, terutama demi keselamatan masyarakat dan kelancaran mobilitas.
“Tidak hanya memperbaiki badan jalan, tetapi juga membangun sistem drainase yang baik agar kejadian serupa tidak terulang. Keselamatan warga menjadi prioritas utama kami,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, program ini selaras dengan 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati, yang menekankan pentingnya percepatan infrastruktur untuk mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.








