MUARA TEWEH – Keberadaan Pasar Rakyat MTQH XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah mendapat perhatian khusus dari masyarakat dan pelaku UMKM. Selain menjadi bagian dari syiar Islam, pasar rakyat ini juga dinilai berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara, Hj. Nety Herawati, menyampaikan bahwa momentum MTQH menjadi peluang konkret bagi penguatan ekonomi masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan UMKM daerah.
“Pasar rakyat dalam MTQH sangat strategis. Selain meningkatkan pemasukan UMKM, ia juga menjadi ruang interaksi sosial dan syiar keagamaan yang memperkuat ukhuwah warga Kalteng,” ujar Hj. Nety.
Menurutnya, keberadaan pasar rakyat terbukti menjadi magnet kunjungan masyarakat, sekaligus memperkenalkan produk unggulan lokal kepada kafilah dan pengunjung dari berbagai kabupaten/kota.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dipertahankan di masa mendatang, karena bukan hanya menggerakkan ekonomi, tetapi juga menciptakan suasana religius dan persaudaraan antar daerah.
“Barito Utara telah membuktikan diri mampu menjadi tuan rumah yang baik. Kegiatan ini bukan hanya event seremonial, tetapi model kolaborasi yang harus ditingkatkan,” tambahnya.
DPRD Barito Utara juga berharap pemerintah daerah dapat terus memberikan dukungan terhadap UMKM melalui edukasi, pelatihan, dan pembukaan akses pasar yang lebih luas.








