MUARA TEWEH – Kepolisian Resor (Polres) Barito Utara memastikan akan memperketat pengawasan terhadap seluruh SPBU di wilayah hukumnya pasca viralnya video dugaan aktivitas pelansiran BBM di salah satu SPBU di Muara Teweh. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Barito Utara, AKP Ricky Hermawan, mewakili Kapolres Barito Utara AKBP Singgih Febiyanto.
AKP Ricky Hermawan menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan pengecekan langsung ke SPBU yang menjadi lokasi kejadian dalam video viral tersebut.
“Kemarin sudah kita cek langsung SPBU yang viral itu. Hasil pengecekan, BBM yang masuk ke SPBU adalah jenis Pertamax dan tidak dijual kepada pelansir,” tegas AKP Ricky, Jum’at (5/12/2025).
Ia menambahkan, seluruh data stok dan distribusi BBM di SPBU tersebut juga telah dicocokkan dengan dokumen resmi. Dari hasil pencocokan tersebut, tidak ditemukan adanya pelanggaran dalam penyaluran BBM oleh pihak pengelola SPBU.
“Dokumennya sudah kita cocokan, dan sejauh ini tidak ditemukan indikasi penjualan BBM kepada pelansir,” jelasnya.
Menurut AKP Ricky, video yang sempat beredar luas di media sosial terjadi karena adanya upaya dari pelansir yang hendak membeli BBM. Namun, setelah dikonfirmasi, pihak SPBU tidak melayani pembelian tersebut.
“Memang sempat viral karena pelansir mau ikut membeli BBM. Namun setelah kita konfirmasi, yang bersangkutan tidak dilayani oleh pihak SPBU,” ungkapnya.
Sebagai langkah antisipasi, kepolisian juga telah memberikan imbauan tegas kepada seluruh pengelola SPBU agar tidak melayani pelansir dalam bentuk apa pun. Selain itu, patroli rutin akan terus ditingkatkan untuk mencegah terjadinya pelanggaran serupa.
“Kami sudah menghimbau agar tidak melayani pelansir. Ke depan akan kita lakukan patroli secara berkala. Jika ditemukan pelanggaran, baik dari pihak SPBU maupun pelansir, akan kita proses sesuai aturan yang berlaku,” tegas AKP Ricky Hermawan.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan Polres Barito Utara dalam menjaga distribusi BBM agar tetap tepat sasaran, terlebih di tengah kondisi masyarakat yang masih terdampak kelangkaan BBM beberapa waktu terakhir.








