MUARA TEWEH – Tumpahan minyak solar dilaporkan terjadi di sepanjang jalur lingkar kota hingga kawasan Jembatan Hasan Basri, Minggu (26/4/2026) malam. Kondisi ini membuat permukaan jalan menjadi licin dan membahayakan para pengguna jalan.
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, solar diduga berasal dari angkutan truk di beberapa titik, mulai dari kawasan dermaga, simpang Haji Koyem, hingga jalur menuju Perusda dan sekitar waterboom.
Sejumlah warga mengaku tumpahan solar tersebut sudah cukup panjang dan tersebar di berbagai ruas jalan. Bahkan, disebutkan telah terjadi beberapa insiden akibat kondisi jalan yang licin.
Salah seorang pengguna jalan, Maulana Ibrahim, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di lokasi terdampak.
“Bagi masyarakat yang melintas di lingkar kota menuju arah Perusda, mohon berhati-hati karena ada solar yang tercecer di sepanjang jalan. Kondisi jalan sangat licin dan berbahaya,” ujarnya.
Ia juga menunjukkan langsung kondisi jalan yang licin akibat solar, sehingga berpotensi menyebabkan kendaraan tergelincir, khususnya bagi pengendara roda dua.
Sementara itu, tim pemadam kebakaran (Damkar) telah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dengan menyemprot area yang terdampak tumpahan solar, terutama di titik-titik rawan seperti simpang jalan dan jembatan.
Warga berharap agar proses pembersihan dapat segera diselesaikan secara menyeluruh guna mencegah terjadinya kecelakaan lanjutan. Pengguna jalan pun diimbau untuk mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur tersebut.








